Newsletter

Tak Ada Duit, Pemerintahan AS Terancam Tutup!

Market - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
28 December 2020 06:00
A person in a President Donald Trump mask poses for photos in front of a background with Trump on it as supporters attend pro-Trump marches, Saturday Nov. 14, 2020, in Washington. (AP Photo/Jacquelyn Martin)

Jakarta, CNBC Indonesia - Perdagangan di pasar keuangan Indonesia pekan lalu berlangsung singkat, hanya tiga hari. Namun dalam tiga hari tersebut, koreksi terjadi di mana-mana.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 1,5% secara point-to-point pekan lalu. Pekan ini, IHSG harus memulai start kembali di bawah 6.100.

Sepanjang pekan lalu, investor asing melakukan jual bersih Rp 320 miliar di pasar saham Indonesia. Sepertinya investor mulai mencairkan keuntungan dari bursa saham Tanah Air yang sudah menguat tajam. Dalam sebulan terakhir, IHSG melesat dengan penguatan 6,3%. Ini menjadi salah satu yang terbaik di Asia.



Tidak hanya di pasar saham, aksi jual sepertinya juga terjadi di pasar obligasi pemerintah. Ini terlihat dari kenaikan imbal hasil (yield).

Sepanjang pekan lalu, yield Surat Berharga Negara (SBN) seri acuan tenor 10 tahun naik 12,1 basis poin (bps) secara point-to-point. Kenaikan yield menandakan harga obligasi bergerak turun, penyebabnya adalah kurangnya minat investor atau terpapar tekanan jual.

Seperti halnya di pasar saham, harga SBN juga telah menguat gila-gilaan. Dalam sebulan terakhir, yield SBN 10 tahun turun 14,2 bps. Yield instrumen ini bahkan sempat berada di bawah 6%, terendah sejak 2013.

Aksi jual di pasar saham dan obligasi tersebut menyebabkan nilai tukar rupiah melemah. Di hadapan dolar Amerika Serikat (AS), mata uang Ibu Pertiwi melemah 0,5% pekan lalu.

Rupiah memang sedang menjalani tren yang kurang oke. Dalam sebulan terakhir, rupiah melemah 0,14% di hadapan greenback. Ini membuat rupiah jadi mata uang dengan kinerja terburuk di Asia.

Wall Street Galau
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3 4 5
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading