Mau Inflasi RI Tak 'Gila' Kayak China? Cabe-cabean Kuncinya!

News - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
12 November 2021 10:55
Sejumlah pedagang melakukan bongkar muat cabai rawit merah di Pasar Kramat Jati, Jakarta, Jumat (26/2/2021). Cabai rawit merah kini naik 100 ribu per kilogram yang sebelumnya hanya 60 ribu per kilogram, kenaikan diduga faktor dari cuaca ekstrem. Susanto (58) pedagang asal Jawa Tengah yang membuka lapak di Los H mengatakan

Jakarta, CNBC Indonesia - Pandemi virus corona (Coronavirus Disease-2019/Covid-19) mereda di berbagai negara. Seiring peningkatan aktivitas dan mobilitas masyarakat, permintaan pun melesat.

Plus ada 'pemain' baru yaitu krisis energi. Kenaikan harga komoditas energi seperti gas alam, minyak bumi, sampai batu bara membuat biaya produksi terdongkrak. Ditambah dengan tingginya permintaan, harga yang dibayar konsumen jadi lebih mahal.


Hasilnya, laju inflasi di berbagai negara mengalami akselerasi. Di Amerika Serikat (AS), misalnya, laju inflasi pada Oktober 2021 mencapai 6.2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/yoy). Ini adalah rekor tercepat sejak Oktober 1990.

Di China, inflasi bulan lalu tercatat 1,5% yoy. Ini adalah yang tertinggi sejak September 2020.

Halaman Selanjutnya --> Harga Pangan Dunia Ukir Rekor Baru

Harga Pangan Dunia Ukir Rekor Baru
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading