Polling CNBC Indonesia

Awas, Ada Horor Ngeri Setelah Covid-19! Harga Sembako Naik...

News - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
29 October 2021 15:55
Ilustrasi penjual sembako. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Laju inflasi Indonesia diperkirakan terakselerasi pada bulan ini. Kenaikan harga sejumlah bahan pokok menjadi penyebab percepatan laju inflasi.

Badan Pusat Statistik (BPS) akan merilis data inflasi Oktober 2021 pada 1 November 2021. Konsensus pasar yang dihimpun CNBC Indonesia memperkirakan terjadi inflasi 0,09% secara bulanan (month-to-month/mtm).

Sementara inflasi tahunan (year-on-year/yoy) diperkirakan 1,63%. Kemudian inflasi inti 'diramal' 1,36% yoy.


Jika realisasi sejalan dengan ekspektasi pasar, maka terbukti ada percepatan laju inflasi. Pada September 2021 terjadi deflasi 0,04% mtm. Sedangkan inflasi tahunan ada di 1,6% dan inflasi inti 1,3% yoy.

Bank Indonesia (BI) dalam Survei Pemantauan Harga (SPH) pekan III memperkirakan inflasi pada Oktober 2021 sebesar 0,08% mtm. Ini membuat inflasi tahun kalender (year-to-date/ytd) menjadi 0,88% dan inflasi tahunan 1,62%.

"Penyumbang utama inflasi Oktober 2021 yaitu komoditas cabai merah sebesar 0,06% (mtm), minyak goreng sebesar 0,03% (mtm), cabai rawit, rokok kretek filter dan angkutan udara masing-masing sebesar 0,01% (mtm). Sementara itu, beberapa komoditas mengalami deflasi, antara lain telur ayam ras dan tomat masing-masing sebesar -0,03% (mtm), bayam, kangkung, sawi hijau, bawang merah dan emas perhiasan masing-masing sebesar -0,01% (mtm)," tulis laporan BI.

Sebelumnya, Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) mengumumkan indeks harga pangan mengalami kenaikan. Pada September 2021, indeks harga pangan berada di 130,01, rekor tertinggi sejak Januari 2011.

"Kenaikan indeks pada September 2021 disebabkan oleh kenaikan harga serealia dan minyak nabati. Produk susu (dairy) dan harga gula juga naik, sementara harga daging cenderung stabil," sebut laporan FAO.

Halaman Selanjutnya --> Inflasi Jadi Ancaman

Inflasi Jadi Ancaman
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading