Saat Mantan Bos Google Ngeri Lihat Kemajuan Teknologi China

Tech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
26 February 2021 15:47
FILE PHOTO: Eric Schmidt, Technical Advisor, Alphabet Inc. speaks at the 2019 Milken Institute Global Conference in Beverly Hills, California, U.S., April 29, 2019. REUTERS/Lucy Nicholson

Jakarta, CNBC Indonesia - Mantan Bos Google Eric Schmidt mendesak pemerintah Amerika Serikat (AS) mempercepat pengembangan teknologi baru termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) demi mengejar ketertinggalan dari China.

Amerika Serikat "satu atau dua tahun di depan China, bukan lima atau 10" dan "China jauh di depan dalam bidang-bidang seperti pengenalan wajah face recognition," ujar Eric Schmidt pada rapat kerja dengan Komisi Angkatan Bersenjata Senat AS.

"Karena penyebaran teknologinya, Anda harus mengetahui bahwa apa pun yang ditemukan di dunia AI open source akan segera diadopsi oleh China," kata Eric Schmidt, yang juga ketua Komisi Keamanan Nasional untuk Kecerdasan Buatan AS.


"Ancamannya sangat, sangat nyata."

Segera setelah rapat, Chuck Schumer, pemimpin Senat Demokrat, mengatakan dia telah mengarahkan anggota parlemen menyusun paket langkah-langkah untuk memperkuat sektor teknologi AS dan melawan praktik tidak adil China.

Chuck Schumer mengatakan pada konferensi pers mingguan dia telah mengarahkan komite untuk menyusun RUU bipartisan guna mencari dana US$100 miliar untuk memacu penelitian di bidang teknologi utama, dari kecerdasan buatan hingga komputasi kuantum dan semikonduktor.

Kemajuan cepat China dalam kecerdasan buatan sebagian disebabkan oleh kebijakan negara termasuk "Rencana Pengembangan Kecerdasan Buatan Generasi Berikutnya" yang diperkenalkan pada tahun 2017.

Rencananya adalah menjadikan China sebagai negara adidaya AI pada tahun 2030, melampaui para pesaingnya untuk menjadi "yang utama di dunia. pusat inovasi kecerdasan buatan."



Dorong Swasta Genjot Teknologi AS demi Kalahkan China
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading