Bertemu Pence, Jokowi Minta AS Terus Beri Fasilitas GSP

News - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
15 November 2018 12:40
Bertemu Pence, Jokowi Minta AS Terus Beri Fasilitas GSP
Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo meminta Amerika Serikat (AS) agar terus memberikan fasilitas GSP (Generalized System of Preference) bagi Indonesia. Ia menyampaikan hal tersebut dalam pertemuan bilateral dengan Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Mike Pence di sela-sela pelaksanaan KTT ke-33 ASEAN di Singapura, Rabu (14/11/2018).

Dalam pertemuan itu, Jokowi menekankan bahwa di bidang perdagangan, Indonesia dan AS tidak saling berkompetisi dan bisa saling melengkapi.



"Dalam konteks ini, Presiden mengharapkan agar Amerika masih dapat terus memberikan fasilitas GSP (Generalized System of Preference) bagi Indonesia karena fasilitas GSP ini sangat bermanfaat bukan hanya bagi Indonesia tapi juga untuk Amerika," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam siaran persnya.


"Presiden menekankan bahwa kalau kita memakai pendekatan zero sum, maka justru akan membuat situasi yang lebih buruk," sambungnya.

GSP adalah fasilitas bea masuk rendah untuk barang Indonesia yang diekspor ke Negeri Paman Sam.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump melakukan peninjauan ulang terhadap kebijakan ini karena surplus perdagangan dengan AS yang besar.

Bertemu Pence, Jokowi Minta AS Terus Beri Fasilitas GSPFoto: Presiden Indonesia Joko Widodo menghadiri pertemuan bilateral dengan Wakil Presiden AS Mike Pence di Singapura, 14 November 2018. REUTERS / Athit Perawongmetha
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita di Oktober mengatakan hasil kajian tersebut akan diumumkan AS bulan ini.

Dalam pertemuannya dengan Pence, Jokowi juga menyampaikan kerja sama untuk menjaga perdamaian dan keamanan di kawasan, antara lain adalah kolaborasi untuk pengembangan Indo Pasifik. Terkait hal ini, Presiden menyampaikan beberapa prinsip dan mengatakan bahwa Indonesia akan menyampaikan konsep Indo Pasifik di pertemuan East Asia Summit (EAS).

"Kita juga sudah bicara dengan AS dan dari konsep yang ada, saya kira kita bisa sinergikan kerja sama atau konsep kita," ujar Retno.


"Kami melihat Indo-Pasifik dari Amerika Serikat ke India, dari Jepang ke Australia, dan di mana-mana, di mana kedaulatan dihormati, di mana perdagangan mengalir tanpa hambatan dan di mana negara-negara merdeka adalah tuan atas takdir mereka sendiri," Pence menulis dalam Komentar Washington Post menjelang kunjungannya ke Asia Tenggara, dilansir dari CNBC International.

Dia menegaskan, "Otoritarianisme dan agresi tidak memiliki tempat di kawasan Indo-Pasifik", referensi yang mungkin ditujukan ke China yang telah mengerahkan kekuatan militer dan ekonominya di wilayah tersebut. (prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading