Usai Dikritik Mark Zuckerberg, Apple Serang Balik Facebook

Tech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
29 January 2021 08:39
Tim Cook, CEO Apple Inc

Jakarta, CNBC Indonesia - Sehari setelah CEO Facebook Mark Zuckerberg mengkritik kebijakan privasi baru Apple secara terbuka, CEO App Tim Cook langsung mengirimkan balasannya.

Dalam Pidatonya dalam konferensi privasi data di Brussels Swiss, Tim Cook menyebut model bisnis yang menggunakan data untuk melayani iklan bertarget adalah bentuk kekerasan di dunia nyata.

Dalam konferensi tersebut Tim Cook tidak menyebut nama Facebook tetapi jelas memberikan peringatan tersirat pada Facebook yang model bisnisnya menggunakan data pengguna untuk melayani pesan bertarget.


"Jika bisnis dibangun di atas penyesatan pengguna (users), pada eksploitasi data, pada pilihan yang [sebenarnya] tidak ada pilihan sama sekali, itu tidak pantas kami puji. Itu pantas dicemooh," ujar Tim Cook seperti dikutip dari CNBC International, Jumat (29/1/2021).

Tim Cook juga mengkritik algoritme yang merekomendasikan kelompok ekstremis kepada pengguna, seperti yang dilakukan Facebook. Pada hari Rabu, Facebook mengatakan tidak akan lagi secara otomatis merekomendasikan kelompok politik ke pengguna.

"Pada saat disinformasi merajalela dan teori konspirasi yang dibuat oleh algoritme, kita tidak bisa lagi menutup mata terhadap teori teknologi yang mengatakan bahwa semua keterlibatan itu baik dan semakin lama semakin baik," kata Tim Cook.

Memanasnya hubungan Apple dengan Facebook dikarenakan kebijakan privasi baru Apple bernama Transparansi Pelacakan Aplikasi. Aturan ini memaksa aplikasi seperti Facebook dan Google untuk meminta izin pengguna untuk mengakses data.

Pengguna juga diberikan kebebasan untuk menentukan data mana yang bisa diambil dan tak boleh diambil oleh aplikasi. Sebelumnya opsi ini tidak ada. Aplikasi yang terinstall secara otomatis mengambil data yang mereka butuhkan. Kebijakan ini akan diluncurkan bersamaan dengan update sistem operasi terbaruĀ iOSĀ 14.

Serangan Bos Facebook ke Apple
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading