Menabung atau Kejar Mimpi? Ini 4 Cara Mudah Jadi Kaya Raya

News - Thea Fathanah Arb, CNBC Indonesia
19 November 2019 15:25
Menabung atau Kejar Mimpi? Ini 4 Cara Mudah Jadi Kaya Raya
Jakarta, CNBC Indonesia - Membangun kekayaan bisa sangat sulit, tergantung pada jalan yang dipilih. Bagi orang-orang yang bisa menjadi jutawan berkat kerja keras tentu meninggalkan banyak pertanyaan bagi para calon jutawan.

Apa rahasia kesuksesannya? Bagaimana cara mereka mendapatkannya? Hal-hal apa saja yang dibutuhkan agar bisa menjadi jutawan?
Penulis Rich Habits Study Tom Corley lewat tulisannya di CNBC Internasional mengemukakan 4 jalan utama termudah untuk menjadi seorang jutawan.


Keempat jalan ini didapatkan ketika Corley memulai studi Rich Habits sejak 2004. Ia menghabiskan waktu lima tahun untuk mewawancarai dan meneliti aktivitas, kebiasaan, dan sifat sehari-hari dari 233 orang kaya. Semuanya memiliki setidaknya US$ 160.000 dalam pendapatan kotor tahunan dan US$ 3,2 juta dalam aset bersih.




Jalan Jutawan dengan Saver-Investors

Kurang dari 22% dari jutawan dalam penelitian Corley memilih untuk mengambil jalan Saver-Investors. Selain menjadi cara termudah untuk membangun kekayaan, jika Anda memulai lebih awal, jalan ini hampir selalu menjamin banyak hasil uang.

Dalam grupnya Corley, para jutawan dengan cara Saver-Investors memiliki kekayaan mencapai US$ 1 juta sekitar pertengahan hingga akhir usia 30-an, dan mengumpulkan kekayaan bersih rata-rata US$ 3,3 juta pada usia pertengahan 50-an. Jutawan yang berhasil dengan cara ini biasanya memiliki empat kesamaan, yaitu:

- Mereka biasanya memiliki pendapatan kelas menengah. Banyak dari mereka yang mencapai gaji enam digit di awal karir, dan jika tidak, mereka hidup dengan sangat hemat.
- Mereka memiliki biaya hidup yang rendah dan lebih suka menabung, daripada menghabiskan banyak uang.
- Mereka menghemat 20% atau lebih dari pendapatan mereka.
- Mereka mulai menginvestasikan tabungan mereka sejak dini dan terus melakukannya dengan bijaksana selama bertahun-tahun.

Tidak peduli apa pekerjaan mereka, kelompok ini menjadikan menabung dan berinvestasi sebagai bagian dari rutinitas mereka; mereka terus-menerus memikirkan cara-cara cerdas untuk menumbuhkan kekayaan mereka. Namun, cara Savers-Investors bukan untuk semua orang, sebab membutuhkan disiplin keuangan yang luar biasa dan komitmen jangka panjang.



Jalan Jutawan ala Pemimpi

Ini mungkin jalan tersulit untuk membangun kekayaan karena membutuhkan pengejaran mimpi, seperti memulai bisnis, menjadi aktor, musisi atau penulis yang sukses. Sekitar 28% dari orang-orang dalam penelitian Corley adalah Pemimpi. Mereka mengumpulkan kekayaan bersih rata-rata US$ 7,4 juta - jauh lebih banyak daripada kelompok lain - selama sekitar 12 tahun terakhir.

Mereka semua mengatakan kepada bahwa mengejar impian mereka adalah salah satu hal paling berharga yang dilakukan dalam hidup mereka. Mereka menyukai apa yang dilakukan untuk mencari nafkah, dan hasrat merdeka ketika nominal uang muncul di rekening bank.

Namun, mereka yang ingin menempuh jalan ini harus mau bekerja berjam-jam dan mampu mengatasi tekanan finansial. Para Pemimpi dalam penelitian tersebut bekerja lebih dari 61 jam per minggu sebelum akhirnya mencapai impian mereka. Akhir pekan dan liburan hampir tidak ada untuk mereka.

Untuk membiayai impian mereka, beberapa memutuskan untuk menunda membeli rumah, sementara yang lain menabung ke dalam tabungan pensiun mereka.
Namun perlu digarisbawahi, jika kamu tipe orang yang menghindari risiko, jalur ini mungkin bukan didesain untukmu.



Jalur Jutawan ala Pemanjat Karir
Pendaki yang dimaksud adalah individu yang bekerja untuk sebuah perusahaan besar dan mencurahkan seluruh energinya untuk memanjat tangga perusahaan hingga mereka mendapatkan posisi eksekutif senior atau jabatan yang lebih tinggi.

Menurut Corley, ini adalah jalan tersulit kedua untuk menjadi jutawan, dan sekitar 31% dari orang kaya yang ia pelajari termasuk dalam kelompok ini. Mereka membutuhkan rata-rata 22 tahun untuk mengakumulasi kekayaan bersih sebesar US$ 3,4 juta atau lebih.

Dalam kebanyakan kasus, kekayaan mereka berasal dari kompensasi saham atau profit kemitraan. Untuk menjalani jalan ini, kamu harus memiliki keterampilan membangun hubungan yang. Membuat jaringan dan koneksi yang langgeng dengan orang-orang kuat di industri tersebut sangatlah penting.

Namun, seperti Pemimpi, Pendaki juga memiliki jam kerja yang panjang. Semua yang Corley wawancarai tiba di kantor lebih awal dan pulang terlambat. Banyak yang diminta untuk sering bepergian dan bahkan harus mengorbankan banyak waktu liburan mereka.

Profitabilitas adalah faktor besar dalam menentukan kesuksesan Pendaki. Jika perusahaan mereka berjuang secara finansial, waktu dan investasi mereka di sana mungkin tidak akan dihargai sejauh yang mereka harapkan.



Jalan Jutawan ala Virtuoso

Sekitar 19% dari peserta dalam penelitian yang sama memilih jalur ini. Virtuoso adalah yang terbaik dalam pekerjaannya. Mereka dibayar mahal untuk pengetahuan dan keahlian mereka, yang membedakan mereka dari pesaing.

Virtuoso dalam penelitian tersebut membutuhkan sekitar 20 tahun untuk mencapai kekayaan bersih rata-rata US$ 4 juta. Beberapa bekerja di bidang medis, sementara yang lain bekerja di bidang hukum. Segelintir bekerja untuk perusahaan besar yang dimiliki publik, atau mereka adalah pemilik usaha kecil dengan perusahaan yang sangat menguntungkan.

Tentu saja, Virtuosos tidak harus dilahirkan dengan kecerdasan alami. Mereka harus menghabiskan bertahun-tahun terus menerus belajar dan belajar. Pendidikan formal, seperti gelar lanjutan, biasanya merupakan persyaratan.

Ini berarti menginvestasikan sejumlah besar uang dan waktu diperlukan sebelum melihat hasilnya. Tidak semua orang memiliki kemampuan untuk menghabiskan banyak waktu setiap hari untuk mempraktikkan keterampilan mereka atau sumber daya keuangan untuk mengejar gelar yang lebih tinggi.



[Gambas:Video CNBC]

(gus/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading