Jelang Mandatori, 52 Terminal BBM Belum Siap Salurkan B20

News - Lidya Julita Sembiring, CNBC Indonesia
28 August 2018 19:54
Mandatori B20 bakal berlaku 1 September mendatang, namun hingga saat ini masih ada 52 terminal BBM belum siap salurkan b20 karena tak ada pasokan.
Jakarta, CNBC Indonesia- Pemerintah berupaya untuk mengurangi impor Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan menggunakan B20 atau bauran minyak sawit di dalam bahan bakar solar.

Penggunaan B20 ini artinya pencampuran 20% minyak sawit di bahan bakar solar. Dengan adanya revisi Perpres yang baru diteken Presiden Joko Widodo, penggunaan B20 yang semula untuk bensin subsidi diperluas untuk bensin non subsidi.




Pemerintah menargetkan B20 bisa mulai diimplementasikan sejak 1 September 2018. Dengan penggunaan ini maka Indonesia bisa menekan impor dan bisa menyelamatkan cadangan devisa di tengah kondisi global yang tidak menentu.

Direktur Marketing Retail Pertamina (Persero) Mas'ud Khamid mengatakan, Pertamina sejak awal selalu siap dengan arahan pemerintah termasuk untuk menyalurkan B20. Dia menyebut dari total 112 terminal penyalur B20 sudah ada sebanyak 60 terminal yang telah melakukan penyaluran. Sedangkan sisanya masih menunggu CPO datang dari badan usaha.

"Untuk program B20, saat ini kita punya 60 terminal BBM yang sudah menyakurkan B20. Ada 52 terminal sisanya belum, karena belum ada pasokan FAME dari badan usaha," ungkapnya di Ruang Rapat Komsisi VII, Jakarta, Selasa (28/8/2018).

Dia kembali menjelaskan, bahwa pada akhir 2018 ini ada potensi penambahan penyaluran FAME untuk PSO dan non PSO bertambah hingga 900 juta liter.

"Penyaluran FAME untuk PSO November - Desember bisa sampai 500 juta KL. Untuk non PSO periode September-Desember 400 juta liter," kata dia.

Sementara itu, dengan potensi penambahan ini maka jumlah penyaluran sepanjang 2018 juga mengalami kenaikan. "Potensi penyaluran Fame Januari - Desember, 3,02 juta kiloiteter. Ini lokasi lokasinya ada di 60 terminal. 52 sisanya masih kita siapkan."

(gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading