Ini Tiga Medsos Paling Bandel di Indonesia

News - Tito Bosnia, CNBC Indonesia
06 April 2018 09:42
Facebook, Twitter dan Telegram paling banyak menolak permintaan informasi pemerintah.
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara sempat menyindir beberapa media sosial yang dinyatakan paling tidak kooperatif. Sindiran tersebut diucapkan pasca bocornya 1 juta lebih data pengguna Facebook di Indonesia.

Setidaknya ada tiga media sosial dari 9 media sosial yang dinyatakan paling tidak kooperatif bekerja sama dengan pemerintah.

"Saya harus sampaikan teman-teman media sosial itu gak kooperatif-kooperatif amat. Jadi ada beberapa mungkin tiga dari sembilan yang hanya memenuhi 50% permintaan shutdown konten atau akun dari pemerintah", ujar Rudi saat berada di Gedung Menkominfo, Senin Malam (6/4/2018).


Namun, saat ditanya lebih lanjut media sosial yang dimaksud, dirinya bungkam dan mencoba membujuk media untuk mencari sendiri media sosial yang dimaksud.

[Gambas:Video CNBC]

Saat di selidiki di website Kemenkominfo, ditemukan setidaknya tiga media sosial yang dimaksud oleh Rudiantara. Media sosial tersebut ialah Facebook dan Instagram, Twitter dan Telegram.

Ketiga media sosial tersebut lebih 50% menolak permintaan dari pemerintah di tahun 2016. Masing-masing ialah Facebook dan Instagram sebesar 50%, Twitter 83% dan Telegram 100%. Namun angka ketidak kooperatifan media sosial tersebut mulai menurun seperti Facebook sebesar 34%, Twitter 1% dan Telegram 0%.

Sementara itu, Google dan Youtube mengisi posisi kedua dibawah Facebook yang dianggap paling tidak kooperatif dengan pemerintah dengan besaran 33% paad 2017.

Sebelumnya Rudiantara mengancam akan menindak tegas Facebook terkait kebocoran data lebih dari 1 juta pengguna di Indonesia. Hal tersebut disampaikan usai pertemuannya dengan Facebook Indonesia untuk segera meng shut down berbagai aplikasi di media sosial milik Mark Zuckeberg tersebut.
(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading