Rudiantara Ancam Shutdown, Facebook Lapor ke Zuckerberg

News - Tito Bosnia, CNBC Indonesia
05 April 2018 19:23
Menteri Kominfo Rudiantara ancam shutdown Facebook.
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengancam akan menindak tegas Facebook terkait kebocoran data lebih dari 1 juta pengguna di Indonesia.  

Tindakan tegas itu bahkan hingga menutup (shutdown) situs Facebook yang dikendalikan Mark Zuckerberg.  

[Gambas:Video CNBC]


Sore ini, Menkominfo memanggil Facebook untuk membahas hal tersebut. Pihak Facebook Indonesia mengutus
 Public Policy Lead Facebook Indonesia Ruben Hattari untuk bertemu Rudiantara.  


Ruben mengatakan dirinya akan meneruskan ancaman shutdown ini ke markas Facebook di San Francisco, Amerika Serikat.  

"Ini kita baru diskusikan tadi pas meeting dengan Pak Menteri, dan ini [ancaman shutdown] yang akan saya teruskan ke tim Pusat," ujar dia di Kementerian Kominfo, Kamis (5/4/2018). 

Dia mengatakan pengguna yang terindikasi datanya bocor akan mendapat notifikasi dari pihak Facebook.  

"Tujuan utama kami ingin memberikan rasa aman bukan hanya di Indonesia. Sebagaimana yag sudah dibilang CEO, kami akan menginformasikan pengguna kalau mereka kena, kalau kalian belum menerima berarti Alhamdulillah belum kena," kata Ruben. 

Sementara itu, Menkominfo Rudiantara mengatakan Facebook harus menyampaikan secara jelas berapa jumlah akun yang mengalami kebocoran data. 

"Saya baca ada 2 juta pengguna Facebook [di Indonesia] yang kena eksposur sebetulnya. Cuma, hari ini kan muncul 1 juta. Jadi saya ingin memastikan mereka harus comply terus. Saya juga akan cek karena kita harus gerak cepat. Kalau ada fitur tertentu kalau bisa tidak diperbolehkan di Indonesia, sama kayak di Uni Eropa kan. Itu kita bisa cegah jadi masyarakat bisa tetap menggunakan tapi ga boleh untuk fitur-fitur tertentu," katanya.  

Rudiantara juga mengatakan sudah berkoordinasi dengan kepolisian terkait adanya pelanggaran karena kebocoran data ini.  

"Penindakan kalau di dunia maya itu Kominfo, tapi di dunia nyata penegakan hukum [oleh kepolisian], soalnya subjek sanksi ada dua: pertama sanksi administrasi saya bisa keluarkan, kedua sanksi pidana itu bisa kena hukuman 12 tahun atau denda sampai 12 miliar," katanya. 

Adapun saat ini, jelas dia, Facebook tengah melakukan audit kebocoran data di mana hasilnya juga harus diserahkan ke RI.
(ray/ray)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading