Newsletter

Dolar di Persimpangan Kematian?

Market - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
23 January 2020 05:09
Pasar keuangan Indonesia berakhir variatif pada perdagangan kemarin. Bagaimana dengan hari ini?
Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar keuangan Indonesia berakhir variatif pada perdagangan kemarin. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terapresiasi.

Kemarin, IHSG menutup hari dengan koreksi tipis 0,08%. Jelang penutupan pasar, IHSG sempat mencoba bangkit tetapi kehabisan waktu sehingga tidak sempat menyeberang ke zona hijau.

IHSG pun gagal menyusul indeks saham utama Asia yang mayoritas berhasil selamat dan menguat. Berikut perkembangan indeks saham utama Benua Kuning pada perdagangan kemarin:


 


Sementara rupiah berhasil mengakhiri pasar spot dengan penguatan 0,07% terhadap greenback. Seperti IHSG, rupiah hampir sepanjang hari berada di jalur merah. Namun jelang akhir perdagangan, rupiah mampu bangkit dan finis di jalur hijau layaknya para tetangganya.

Berikut perkembangan kurs dolar AS terhadap mata uang utama Asia pada perdagangan kemarin:




Sentimen yang mewarnai pasar keuangan Asia adalah merebaknya virus Corona. Ada kekhawatiran virus ini bisa menjadi pandemi global seperti SARS pada 2002-2003 lalu yang merenggut nyawa ratusan orang.

Penyebaran virus Corona berawal dari daerah Wuhan (China). Seiring musim liburan jelang Tahun Baru Imlek, mobilitas yang tinggi membuat virus ini menyebar hingga ke seantero China bahkan negara-negara lain seperti Jepang, Korea Selatan, Thailand, hingga AS.

Komisi Kesehatan Nasional China mencatat sudah ada 540 kasus di negara mereka dengan korban jiwa 17 orang. Belum ada laporan korban meninggal di negara lainnya.

Namun dengan respons cepat dari pemerintah China, kekhawatiran tersebut perlahan berkurang. Pemerintah kota Wuhan menutup seluruh akses transportasi publik untuk mencegah penyebaran virus lebih lanjut.

Bus, kereta api, kapal laut, dan penerbangan udara keluar kota Wuhan ditunda mulai 23 Januari pukul 10:00 waktu setempat dan warga dilarang meninggalkan kota kecuali untuk urusan mendesak. Bandara dan stasiun kereta api tertutup bagi mereka yang ingin keluar kota.

"Langkah ini dilakukan untuk menghentikan penularan virus dan mencegah penyebaran lebih luas untuk keselamatan masyarakat," sebut keterangan pemerintah, seperti diberitakan Reuters.

Presiden AS Donald Trump juga telah memerintahkan US Centers for Disease Control and Prevention untuk melakukan upaya pencegahan. "Sepertinya kami akan mampu menanganinya dengan baik," ujar Trump di sela-sela pertemuan World Economic Forum di Davos (Swiss), dikutip dari Reuters.

Reaksi cepat dari para pemangku kepentingan membuat kecemasan pasar berangsur mereda. Koreksi di pasar keuangan Asia pun menipis, meski IHSG tidak sempat berbalik arah dan harus puas finis dengan pelemahan terbatas.


 

IBM dan Tesla Topang Kebangkitan Wall Street
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3 4 5
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading