Kurang Puas, BEI Dalami Perubahan Pemegang Saham Jababeka

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
12 July 2019 13:52
Kurang Puas, BEI Dalami Perubahan Pemegang Saham Jababeka
Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Efek Indonesia (BEI) masih belum mendapatakan jawaban dari pihak PT Kawasan Industri Jababeka Tbk. (KIJA) terkait dengan adanya perubahan pemegang saham pengedali di perusahaan ini.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI IGD N Yetna Setia mengatakan meski perusahaan telah memberikan jawaban terkait dengan adanya kemungkinan gagal bayar atas notes yang diterbitkannya. Namun, pihak perusahaan masih bungkam mengenai adanya perubahan pemegang saham mayoritas perusahaan.

"Kan mereka sudah memberikan tanggapan, kita akan dalami beberapa hal termasuk yang menjadi concern kita terkait dengan perubahan pengendalian, dari sisi apa," kata Yetna di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (12/9/2019).



Diakuinya, hingga saat ini bursa masih belum akan mengambil tindakan apapun terhadap saham perusahaan, termasuk membuka suspensi saham, hingga penjelasan yang diberikan perusahaan dianggap cukup untuk dihasilkannya keputusan akhir.

Sebagai informasi, saham perusahaan telah dihentikan sementera (suspensi) perdagangannya sejak perdagangan sesi II Senin (8/7/2019).

Adapun pemegang saham perusahaan telah mengajukan perubahan susunan anggota direksi dan komisaris.

Agenda itu diadakan lantaran adanya usulan dari pemegang saham perseroan, PT Imakotama Investindo dan Islamic Development Bank yang memberikan kuasa masing - masing kepada Iwan Margana dan PT Pratama Capital Assets Management (PCAM).

Dalam rapat tersebut harus lansung dilakukan pemungutan suara pemegang saham, sebanyak 52,11% suara setuju. Sehubungan dengan hal tersebut, telah terjadi perubahan pengendalian dikarenakan sebagian besar suara yang diberikan saat voting sebagaimana dimaksud di atas dilaksanakan oleh pihak - pihak yang berada di bawah kendali Imakotama dan afiliasinya.

"Sehingga dapat dilihat sebagai telah terjadi acting in concert dan melebihi suara yang dimiliki oleh pemegang saham yang ditentukan dalam syarat dan kondisi dari Notes," tulis manajemen Jababeka.

Namun hingga saat ini masih belum ada penjelasan dari perusahaan mengenai pergantian pemegang saham pengendali ini. (hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading