Internasional

Konsumsi & Ekspor Melambat, Ekonomi Jerman Menyusut

Market - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
14 November 2018 16:18
Konsumsi & Ekspor Melambat, Ekonomi Jerman Menyusut
Frankfurt, CNBC Indonesia - Ekonomi Jerman, yang merupakan perekonomian terbesar dan eksportir utama Eropa, menyusut 0,2% pada kuartal ketiga setelah naik 0,5% di periode tiga bulan sebelumnya, menurut data resmi, Rabu (14/11/2018).

Ini adalah penurunan produk domestik bruto (PDB) kuartal-ke-kuartal pertama sejak awal 2015, kata otoritas statistik federal Destatis, dan lebih buruk dari penurunan 0,1% yang diperkirakan analis.



"Penurunan tipis dalam PDB merupakan penurunan terparah akibat perkembangan perdagangan eksternal," kata Destatis dalam sebuah pernyataan, dilansir dari AFP. Lembaga ini menunjuk pada ekspor yang lebih rendah dan impor yang lebih tinggi daripada di kuartal kedua.

Sementara itu di dalam negeri ada pengeluaran pemerintah dan investasi sektor swasta yang lebih tinggi, tetapi belanja konsumen turun.

Indikator sebelumnya telah mengisyaratkan perlambatan untuk Jerman, di mana para ekonom khususnya menyoroti tes emisi baru Eropa yang membebani industri mobil yang vital.

Jumlah pendaftaran mobil baru jatuh lebih dari 30% tahun ke tahun (YoY) di bulan September karena diperkenalkannya siklus WLTP.

Industri otomotif, yang terbesar di Jerman, mempekerjakan sekitar 800.000 orang di beberapa perusahaan mulai dari raksasa seperti Volkswagen, BMW atau pembuat Mercedes-Benz, Daimler, hingga ke pemasok komponen kecil.

Ekonom bank ING Diba Carsten Brzeski menunjuk "beberapa faktor one-off, tetapi juga beberapa perkembangan struktural yang mengkhawatirkan" sebagai penyebab kemerosotan.

Ketegangan perdagangan dengan AS di bawah pimpinan Presiden Donald Trump dan jatuhnya pasar negara berkembang telah membebani Jerman yang menjadi pengekspor energi.



"Jangan meremehkan efek kepercayaan negatif dari Piala Dunia," ketika Jerman keluar di babak penyisihan grup, tambahnya.

Tapi "suku bunga rendah, euro yang lemah dan beberapa stimulus fiskal ... adalah argumen kuat yang mendukung rebound pertumbuhan di kuartal-kuartal mendatang," kata Brzeski.


(prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading