Internasional

Lolos dari Resesi tapi Pertumbuhan Jerman di Level Terlemah

Market - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
15 January 2019 18:06
Lolos dari Resesi tapi Pertumbuhan Jerman di Level Terlemah
Berlin, CNBC Indonesia - Ekonomi Jerman tumbuh 1,5% pada tahun 2018, tingkat terlemah dalam lima tahun terakhir dan merupakan perlambatan ekonomi yang jelas dari tahun sebelumnya, menurut perkiraan awal dari Kantor Statistik Federal, Selasa (15/1/2019).

Ekonomi terbesar di Eropa itu sedang berjuang menghadapi perlambatan ekonomi global, perselisihan perdagangan yang dipicu oleh kebijakan 'America First' Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, dan risiko Inggris meninggalkan Uni Eropa tanpa kesepakatan di Maret.



"Ekonomi Jerman dengan demikian tumbuh untuk tahun kesembilan berturut-turut, meskipun pertumbuhan telah kehilangan momentum," kata kantor statistik.


Pertumbuhan terjadi utamanya didorong oleh permintaan domestik, di mana konsumsi rumah tangga dan pengeluaran negara sama-sama naik pada tahun itu, menurut kantor statistik, dilansir dari Reuters.

Lolos dari Resesi tapi Pertumbuhan Jerman di Level TerlemahFoto: REUTERS/Henry Romero

Lembaga tersebut mengatakan ekonomi mungkin tumbuh sedikit pada kuartal keempat 2018, yang berarti Jerman akan lolos dari resesi setelah mencetak pertumbuhan negatif di kuartal ketiga.

Resesi ekonomi terjadi karena pertumbuhan negatif dalam dua kuartal atau lebih secara berturut-turut.

Ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) 1,5% tahun lalu setelah tingkat pertumbuhan mencapai 2,2% pada 2017.



Disesuaikan dengan efek musiman, pertumbuhan melambat menjadi 1,5% dari 2,5% pada tahun sebelumnya, menurut kantor statistik.

Impor tumbuh pada kecepatan yang lebih cepat daripada ekspor, yang berarti bahwa perdagangan bersih memiliki sedikit efek memperlambat pertumbuhan PDB Jerman secara keseluruhan, kata kantor statistik.


(prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading