Bio Farma Mau Vaksinasi Mandiri Pakai Sinopharm & Moderna

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
29 March 2021 16:49
Vaksinasi wartawan. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Program Vaksinasi Mandiri atau Vaksinasi Gotong Royong menyiapkan jenis vaksin yang berbeda dari program pemerintah. Ada Sinopharm dan Moderna yang sedang dalam tahap diskusi dengan pihak Bio Farma.

Direktur Utama Biofarma, Honesti Basyir mengatakan Sinopharm akan ada 15 juta dosis yang disediakan. Kemungkinan ketersediaan vaksin ini pada kuartal II-2021. Sedangkan Moderna juga sedang dalam tahap diskusi dengan jumlah 5,2 juta dosis. Ketersediannya kemungkinan pada kuartal III tahun 2021.

"Mulai Q3 2021. Rejim dua dosis interval vaksin pertama dan kedua 28 hari," kata Honesti dalam RDP Komisi VI DPR dengan PT Biofarma, PT Kimia Frma dan PT Indofarma yang disiarkan langsung di kanan Youtube Komisi VI DPR RI, Senin (29/3/2021).


Moderna memiliki karakteristik berbeda dengan Sinopharm. Vaksin itu juga memiliki spesifikasi rantai dingin suhu temperatur -20 derajat untuk menjaga mutu vaksin.

Dia menjelaskan sudah ada 7,5 juta karyawan yang masuk dalam pendaftaran pertama di Kadin. Dengan begitu kebutuhan vaksin adalah 15 juta dosis jika satu orang melakukan dua kali suntikan.

"Kami yakin angka ini bertambah karena masih ada registrasi kedua," kata Honesti.

Sementara untuk fasilitas kesehatan, Honesti menyebutkan sudah mendata ketersediaannya. Misalnya Biofarma memiliki 65 faskes, 504 Kimia Farma, dan 237 jaringan swasta.

Dengan hitungan satu vaksinator dapat menyuntikkan 75-100 orang sebulan maka vaksin gotong royong bisa mendapat total seluruhnya 3-4 juta vaksinasi.

Untuk distribusi, Honesti mengatakan akan melakukannya bersama dengan sejumlah kanal distribusi termasuk dengan anak usaha Biofarma. Termasuk juga mengembangkan cold chain di puskesmas tempat vaksinasi.

"Dari sisi penyimpanan semua yang ada 2-8 derajat, belum ada ekstrim -20 sampai -70 derajat. Mengembangkan cold chain puskesma," jelasnya.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading