Vaksinasi Mandiri Mulai Mei, Pakai Vaksin Sinopharm China

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
30 April 2021 11:10
Penyerahan Emergency Use Authorization (EUA) Vaksin Sinopharm dari BPOM ke Kirmia Farma. (Tangkapan Layar Youtube Badan POM RI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pengawas Obat-obatan dan makanan (BPOM) sudah menerbitkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (UEA) pada vaksin Covid-19 buatan Sinopharm, China, pada 21 April 2021.

Direktur Utama Kimia Farma Verdi Budidarmo mengatakan, izin penggunaan darurat ini akan digunakan untuk untuk importasi vaksin Sinopharm untuk digunakan dalam vaksinasi mandiri atau Vaksinasi Gotong Royong.

"Vaksin Sinopharm layak mendapatkan EUA. Dengan adanya EUA, Vaksin Sinopharm akan diimpor dan didistribusi untuk vaksinasi gotong royong untuk menyokong rencana pemerintah mencapai herd immunity," ujarnya dalam konferensi pers digital di Jakarta, Jumat (30/4/2021).


Dalam uji klinis fase tiga yang dilakukan di Uni Emirat Arab dengan melibatkan 42 ribu relawan, vaksin Sinopharm memiliki efikasi atau tingkat kemanjuran mencapai 78%. Vaksin ini akan disuntikkan sebanyak dua kali dengan selang waktu 21-28 hari.

Sebelumnya Ketua Umum Kadin Rosan P Roeslani mengatakan penyelenggaraan vaksinasi mandiri atau vaksinasi gotong royong akan dimulai pada minggu ketiga Mei 2021.

"Vaksin yang akan digunakan adalah Sinopharm dan Sputnik V. Sementara penyelenggaraan vaksinasi diharapkan akan dilakukan minggu ketiga Mei 2021," ujar Ketua Kadin Rosan P Roeslani dalam keterangan resmi, Selasa (20/4/2021).

Rosan menambahkan berdasarkan pendataan program Vaksinasi Gotong Royong yang dibuka sejak 28 Januari 2021 hingga 10 April 2021, tercatat 17.387 perusahaan yang telah terdaftar di program ini di mana ada 8,6 juta orang yang akan divaksinasi.

Vaksinasi Gotong Royong adalah vaksinasi yang diselenggarakan oleh perusahaan swasta. Program ini bukanlah program vaksinasi pemerintah sehingga vaksin yang digunakan harus berbeda dengan vaksin milik pemerintah.

Dalam program vaksinasi ini biaya ditanggung langsung oleh perusahaan. Biaya tidak dibebankan kepada pekerja. Artinya pekerja tetap mendapatkan vaksin secara gratis atau tidak dipungut biaya seperti program vaksinasi pemerintah.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading