Kenapa Vaksinasi Gotong Royong Pakai Sinopharm & Sputnik V?

Tech - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
21 April 2021 15:20
A vial with Russia's Sputnik V coronavirus vaccine in a medical room, in Moscow, Russia, Saturday, Dec. 5, 2020. Thousands of doctors, teachers and others in high-risk groups have signed up for COVID-19 vaccinations in Moscow starting Saturday, a precursor to a sweeping Russia-wide immunization effort. (AP Photo/Pavel Golovkin)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pelaku usaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memastikan bakal menggunakan vaksin Sinopharm dan Sputnik V dalam Vaksinasi Gotong Royong atau Vaksinasi Mandiri. Lantas, apa alasan Kadin memilih kedua jenis vaksin itu?

Ketua Kadin DKI Jakarta Diana Dewi mengungkapkan penunjukkan dua vaksin tersebut sudah melalui proses pembicaraan yang panjang antara pelaku usaha dan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

"Sehingga apa yang kita terima itu tidak boleh di luar ketentuan pemerintah," katanya kepada CNBC Indonesia, Selasa (21/4/2021).



Pembicaraan untuk vaksinasi mandiri sudah berlangsung lama. Namun, pelaksanaannya baru menemui titik terang kemarin, yakni bakal berlangsung di pekan ketiga Mei.

Ia sendiri melihat dari sisi ketersediaan stok, keduanya kemungkinan memiliki jumlah yang lebih besar dari yang sudah digunakan oleh pemerintah, yakni vaksin Sinovac.

"Mungkin saya melihat dari ketersediaan Sinopharm dan Sputnik cukup banyak dan spare waktu akhir April atau awal Mei. Mungkin ini yang jadi pemilihan,. Jadi nggak ada unsur apa-apa, betul-betul hanya bicara ketersediaan stok,"ujar Diana.



[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading