Kadin: 17.832 Perusahaan & 8,6 Juta Orang Ikut Vaksin Mandiri

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
06 May 2021 17:50
Perjalanan CEO Sintesa Group Membangun Perusahaan

Jakarta, CNBC Indonesia - Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia Shinta Kamdani mengungkapkan ada lebih dari 17 ribu perusahaan yang sudah mendaftarkan diri untuk mengikuti Vaksinasi Gotong Royong atau yang kerap disebut vaksinasi mandiri. Hal itu diungkapkan Shinta dalam taklimat media virtual, Kamis (6/5/2021).

"Jadi memang ini sudah kami tunggu-tunggu ya tadi sudah disampaikan yang mendaftar melalui Kadin di bulan Februari sampai Maret itu 17.832 perusahaan, 8,6 juta peserta. Jadi memang jumlahnya sudah banyak yang mendaftar sebagai peserta. Jadi mereka sudah menunggu untuk mendapatkan vaksinasi ini," ujarnya.

Shinta menjelaskan, langkah Kadin membantu pemerintah bertujuan mendukung pencapaian herd immunity (kekebalan komunitas) yang ditargetkan pemerintah menjangkau 70% populasi.

"Ini saya rasa dengan cara bergotong royong, membantu, bersama, berkolaborasi, kami harapkan ini bisa dicapai," kata Shinta.



Koordinator Komunikasi Publik Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Arya Sinulingga memastikan pelaksanaan Vaksinasi Gotong Royong akan dimulai pada 17 Mei 2021. Hal itu sekaligus menepis kabar kalau program itu akan dimulai per 9 Mei 2021.

"Setelah lebaran baru ada vaksinasi gotong royong dilakukan," ujar Arya dalam kesempatan yang sama.

Menurut dia, prinsip dasar program ini adalah mempercepat herd immunity (kekebalan komunitas). Sejauh ini, lanjut staf khusus Menteri BUMN itu, pemerintah sudah punya program vaksinasi gratis bagi semua masyarakat.

"Tapi dari teman-teman pengusaha, Kadin, mencoba membantu pemerintah dengan cara mereka mau ikutan juga memvaksin karyawan atau buruhnya. Jadi dengan vaksinasi ini mereka mencoba berkontribusi untuk pemerintah dan untuk negara bahwa nanti dananya, pembeliannya, itu pengadaannya, semua dan prosesnya vaksinasi itu ditanggung teman-teman swasta," kata Arya.



[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Erick Thohir Sebut 6.644 Perusahaan Daftar Vaksinasi Mandiri


(miq/dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading