Top! Vaksin Moderna Diklaim Mampu Lawan Varian Baru Corona

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
26 January 2021 11:07
A sign marks an entrance to a Moderna, Inc., building, Monday, May 18, 2020, in Cambridge, Mass. Moderna announced Monday, May 18, 2020, that an experimental vaccine against the coronavirus showed encouraging results in very early testing, triggering hoped-for immune responses in eight healthy, middle-aged volunteers.(AP Photo/Bill Sikes)

Jakarta, CNBC Indonesia - Moderna Inc optimistis vaksin Covid-19 buatannya, mRNA-1273, mampu melindungi pengguna dari varian baru virus corona yang ditemukan di Inggris dan Afrika Selatan.

Dalam riset internal perusahaan disebutkan Moderna tidak menemukan adanya pelemahan respons antibodi terhadap varian baru corona yang ditemukan di Inggris. Pada varian Afrika Selatan ditemukan respons berkurang tetapi yakin rejimen dosis keduanya memberi perlindungan.

Moderna mengatakan sedang melihat apakah suntikan penguat (booster) - baik dari vaksin yang ada atau dari suntikan baru yang dirancang untuk melindungi terhadap varian Afrika Selatan - dapat tersedia di masa depan jika bukti yang muncul menunjukkan perlindungan vaksin menurun.


"Virus tidak akan berhenti," kata Presiden Moderna Stephen Hoge seperti dikutip dari Reuters, Selasa (26/1/2021). "Sementara strain baru bermunculan ... penting bagi kami untuk tetap waspada dan mengembangkan alat potensial dan tindakan pencegahan yang memungkinkan untuk terus mengalahkan pandemi."

Moderna berharap vaksinnya saat ini akan tetap protektif melindungi pengguna setidaknya selama satu tahun setelah menyelesaikan dua dosis atau dua suntikan.

Analis Jefferies Michael Yee dalam catatan penelitiannya, mengungkapkan respons antibodi vaksin Moderna terhadap varian Afrika Selatan masih di atas level yang memberikan perlindungan. Kecepatan Moderna merancang kandidat booster shot baru bukti fleksibilitas teknologi mRNA baru yang dipakai vaksin itu.

Sebelumnya Pfizer Inc dan BioNTech juga mengatakan tes yang mereka lakukan menunjukkan vaksin Covid-19 buatannya efektif melawan varian yang ditemukan di Inggris, tetapi belum mengungkapkan hasil terhadap varian Afrika Selatan.

Varian yang pertama kali ditemukan di Inggris telah menyebabkan lonjakan besar kasus di negari Ratu Elisabeth. Varian baru ini dikabarkan telah menyebar ke 60 negara lebih didunia.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading