Mengenal Mutasi Corona B117 Inggris yang Ditemui di Karawang

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
03 March 2021 13:40
Ilustrasi Virus Covid-19 (Photo created by wirestock via Freepik)

Jakarta, CNBC Indonesia - Varian baru virus Corona yang pertama kali ditemukan di Inggris dengan kode B117 dikonfirmasi telah masuk ke Indonesia. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebutkan kasus terkonfirmasi ini ditemukan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Varian baru ini ditemukan pertama kali di Inggris pada September lalu. Dengan cepat B117 menyebar ke luar Inggris dan hingga ke sejumlah negara lain hingga ke Indonesia.

Berikut fakta-fakta soal B117 dirangkum CNBC Indonesia dari berbagai sumber, Rabu (3/3/2021):


Lebih Menular dari Varian Asli

Para ilmuwan di Inggris memprediksiĀ varian baru 40% hingga 70% lebih menular. Ini hasil analisis pada populasi terdampak di negara itu.

Penularan nya juga begitu cepat, mengingat B117 ditemukan pertama kali pada September. Hanya butuh dua bulan untuk menyumbang seperempat kasus di London saat itu. Lalu sekitar satu bulan kemudian atau per 9 Desember 2020, menyumbangkan 60% kasus di kota tersebut.

Alasan B117 Lebih Menular

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit atau CDC di AS menyebutkan pada SARS-CoV-2 akan memperoleh satu mutasi baru pada genom per dua minggu. Sementara varian Inggris memiliki beberapa mutasi dan menyebabkan lonjakan protein di permukaan virus yang menempel di sel manusia.

"Mampu untuk mengikat reseptor pada sel dengan lebih baik dan menular kan lebih baik juga," ungkap ahli penyakit menular, Dr Anthony Fauci, dikutip USA Today.

Keefektifan Vaksin pada B117

Sejumlah peneliti percaya vaksin yang ada saat ini masih mungkin melindungi manusia dari B117. Namun dengan catatan, masih perlu data pendukung soal hal itu.

CDC mengatakan virus perlu mengakumulasi banyak mutasi agar terhindar dari kekebalan vaksin atau infeksi alami. Sementara menurut Direktur Kantor Deteksi Molekuler CDC, Greg Amstrong, virus itu tidak berdampak besar pada kekebalan imun.

"Dari yang kami tahu dengan mutasi ini dan mutasi lainnya, tidak akan berdampak besar pada vaksin yang menginduksi imunitas atau imun dari varian sebelumnya," kata dia.

Disarankan Pakai Masker Double

Saran ini diungkapkan Dr Fauci beberapa waktu lalu. Menyoal kedatangan B117 di AS, dia menyarankan untuk menggunakan dua masker agar lebih efektif.

"Anda meletakkan lapisan lain untuk kemungkinan akan lebih efektif. Dan alasannya kenapa Anda melihat otang menggunakan masker dobule atau versi dari N95," kata Fauci, dikutip Newsweek.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading