Varian Baru Virus Corona Inggris Kebal Vaksin Covid-19?

Tech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
22 December 2020 11:23
Infografis/ Ada Apa Ini? Ramai-ramai Negara Blokir Inggris/Aristya Rahadian

Jakarta, CNBC Indonesia - Varian baru virus corona yang lebih menular ditemukan di Inggris dan telah menyebar dengan cepat. Lantas apakah mutasi ini kebal terhadap vaksin Covid-19?

Technical lead for Covid-19 dari World Health Organization (WHO) Maria Van Kerkhove mengatakan mutasi baru ini mungkin lebih mudah menular, tetapi tidak ada bukti varian ini meningkatkan "keparahan yang terkait dengan Covid-19".

"Inggris telah memberi tahu kami bahwa mereka tidak percaya [mutasi ini] memiliki dampak pada vaksin. Jadi ini kabar baik," ujarnya seperti dilansir dari Global News, Selasa (22/12/2020).


Kepala Kedaruratan WHO Mike Ryan mengungkapkan dalam beberapa bulan terakhir telah ditemukan beberapa varian baru virus corona. Namun hal ini tidak menimbulkan kekhawatiran karena mutasi ini adalah bagian normal dari evolusi virus. Sehingga, dikutip Reuters, transparansi yang dilakukan negara-negara ke publik adalah hal tepat dan penting.

"Mampu melacak virus sedekat ini, dengan hati-hati, secara ilmiah dalam waktu nyata ini merupakan perkembangan positif yang nyata bagi kesehatan masyarakat global, dan negara yang melakukan jenis pengawasan ini harus dipuji," kata Mike Ryan.

Inggris mengumumkan adanya varian baru virus corona pada 14 Desember 2020. Sejak itu banyak negara memutuskan larangan mengunjungi Inggris. Varian baru ini diberi nama N501Y.

Maria Van Kerkhove menambahkan sejak ditemukan para ilmuwan Inggris mencatat peningkatan penularan pada akhir November dan awal Desember, mereka melakukan intervensi dan mengindentifikasi varian.

Para ilmuwan juga sedang mencoba menentukan seberapa banyak penyebaran virus dikaitkan dengan varian baru ini serta "perbedaan perilaku" pada mereka yang telah terinfeksi.

"Para ilmuwan di lab sedang mengerjakan jenis studi ini dan melihat respons antibodi, dan kami mengharapkan hasil dari studi tersebut dalam beberapa hari dan minggu mendatang," ungkapnya.


(roy/dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading