Taksi Online Decacorn Ini PHK Massal 6.700 Karyawan

Tech - Redaksi, CNBC Indonesia
19 May 2020 15:22
Uber
Jakarta, CNBC Indonesia - Raksasa taksi online, Uber Technologies pada Senin (18/5/2020) mengumumkan ke karyawan akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) 3.000 karyawan. Seminggu sebelumnya Uber juga telah mengumumkan PHK 3.700 karyawan. Itu artinya Dalam dua minggu ada 6.700 PHK.

Uber beralasan PHK ini bentuk efisiensi untuk mengatasi tekanan virus corona Covid-19 di bisnis inti perusahaan. PHK ini setara dengan 25% total karyawan sejak awal pandemi.


Dalam email ke staf pada hari Senin, CEO Uber Dara Khosrowshahi mengatakan perusahaan juga "menutup atau mengkonsolidasikan" sekitar 45 lokasi kantor di seluruh dunia.


"Kita harus mengambil tindakan keras ini untuk berdiri kokoh di atas kaki kita sendiri, untuk mengamankan masa depan kita, dan untuk melanjutkan misi kita," tulis Dara Khosrowshahi, seperti dilansir CNN International, Selasa (19/5/2020).

Pandemi corona memang memukul bisnis taksi online Uber. pemesanan turun tajam karena orang memilih tinggal di rumah. Pada April lalu, Bisnis Uber Ride turun hingga 80%. Di sisi lain bisnis pengiriman makanan atau Uber Eats mengalami peningkatan yang signifikan tetapi pertumbuhan ini tidak bisa menutup seluruh pengeluaran dan penurunan bisnis taksi online.

Meski melakukan efisien, Uber tampaknya akan berinvestasi lagi pada bisnis pengiriman makanan. Pekan lalu santer dikabarkan Uber akan mengakuisisi startup pengiriman makanan GrubHub. Kabar ini dibantah juru bicara Uber.

Pada saat yang sama, Uber mengutak-atik bagaimana bisnis naik kendaraannya akan beroperasi selama krisis kesehatan. Ketika bagian dari AS mulai dibuka kembali untuk bisnis, Uber sekarang mewajibkan pengemudi dan pengendara mengenakan topeng atau penutup wajah karena mengantisipasi peningkatan permintaan naik.

"Namun, aku akan memberitahumu bahwa kita sedang membuat pilihan yang sangat, sangat sulit sekarang, sehingga kita dapat mengucapkan selamat tinggal, memiliki kejelasan sebanyak mungkin, bergerak maju, dan mulai membangun lagi dengan percaya diri."


[Gambas:Video CNBC]




(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading