Ribuan Peserta Prakerja Belum Dapat Insentif, Ini Sebabnya

Tech - Cantika Adinda Putri, CNBC Indonesia
19 May 2020 14:31
Direktur Pelaksana Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari
Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Prakerja Denni Puspa Purbasari mengatakan, saat ini ada 4.000 rekening Bank Negara Indonesia (BNI) milik peserta prakerja yang tidak bisa menerima insentifnya.

Pasalnya, ke-4.000 rekening milik peserta, yang normor induk kependudukan (NIK) yang ada di dalam rekening tidak sama dengan NIK yang didaftarakan di program situs secara resmi di prakerja.go.id


"Kami menemukan ada 4.000 rekening BNI, yang NIK-nya beda dengan NIK-nya yang didaftarkann di Prakerja," kata Denni dalam live instagram @prakerja.go.id, Selasa (19/5/2020).


Oleh karena itu, Denni menghimbau kepada peserta yang sudah keterima menjadi peserta prakerja, dan belum menautkan data e-wallet atau rekeningnya, pastikan agar NIKnya sama dengan NIK yang didaftarkan di program prakerja.

Informasi nomer telepon genggan (HP) pun, kata Denni sangat penting untuk para peserta, karena semua informasi akan dikirimkan melalui  pesan singkat yang dikirimkan dari PMO. Sehingga Denni menghimbau agar peserta prakerja juga tidak salah dalam memasukkan informasi nomer HPnya.

Pasalnya kata Denni, saat ini pihaknya belum memiliki fitur untuk mengubah data, termasuk data rekening peserta dan nomer HP.

"Karena kita ingin memastikan bahwa penerima dari insentif ini adalah benar-benar peserta yang mendaftar, bukan orang lain," jelas Denni.

Saat ini Manajemen Pelaksana (PMO), kata Denni belum bisa memberikan solusi kepada peserta yang saat ini salah menautkan e-walletnya.

"Dalam jangka pendek belum bisa diakomodasi secara sistem, untuk ganti rekening e-wallet dan nomer telepon. Karena dua data ini bisa terjadi fraud [penipuan] dan orang tidak akan menukar-nukar data. Itu yang dikhawatirkan," kata Denni melanjutkan.

"Tapi kita akan memikirkan mekanisme yang sifatnya manual, lewat surat pernyataan, dan sebagainya. Hanya saja bunyinya surat pernyataan seperti apa, kemudian dikirim kepada siapa, masih akan dipikirkan," jelas Denni.



[Gambas:Video CNBC]



(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading