Banyak Kalah Lawan Vietnam, Kali Ini RI Menang di Sektor Ini

Tech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
03 October 2019 16:05
Banyak Kalah Lawan Vietnam, Kali Ini RI Menang di Sektor Ini
Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Indonesia kini memberikan perhatian lebih pada Vietnam. Pasalnya, negara yang sempat dilanda perang saudara itu kini bersaling rupa menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di Asia Tenggara.

Bahkan Vietnam kini menjadi primadona investor untuk berinvestasi, terima kasih kepada perang dagang AS-China. Banyak investor yang pilih pindahkan pabrik ke Vietnam ketimbang ke Indonesia.


Namun, Indonesia masih unggul dalam pengembangan ekonomi digital. Laporan terbaru dari Temasek, Google dan Bain Company bertajuke-Conomy SEA 2019 menyebutkan bahwa Indonesia dan Vietnam merupakan dua negara dengan pertumbuhan ekonomi digital tercepat di Indonesia.


Laporan tersebut menyatakan Ekonomi digital Indonesia akan memiliki nilai US$40 miliar atau setara Rp 560 triliun (asumsi US$1 = Rp 14.000). Ekonomi digital Indonesia telah tumbuh empat kali lipat sejak 2015. Rata-rata pertumbuhannya mencapai 49% per tahun.

Banyak Kalah Lawan Vietnam, RI Unggul di Sektor IniFoto: Infografis/Vietnam Nomor 1 Idaman Pekerja Asing/Arie Pratama

"Sebagai ekonomi internet tercepat dan paling cepat berkembang di kawasan, Indonesia berada dijalur yang tepat untuk menembus [nilai ekonomi digital] US$130 miliar tahun 2025," tulis Temasek, Google dan Bain Company dalam laporannya seperti dikutip Kamis (3/10/2019).

Sektor e-commerce dan ride-hailing menjadi motor utama pendorong cepatnya pertumbuhan ekonomi digital. Motor lainnya adalah adopsi pembayaran digital yang cepat.


Adapun ekonomi digital Vietnam diperkirakan mencapai US$12 miliar pada 2019. Sejak 2015 ekonomi digital sudah tumbuh dengan rata-rata kenaikan 38%. Ekonomi digital Vietnam sudah menyumbang 5% PDB 2019.

"e-Commerce adalah pendorong utama di belakang angka-angka yang mengesankan, di mana platform lokal seperti Sendo dan Tiki bersaing dengan pemain regional seperti Lazada dan Shopee," ujar Temasek, Google dan Bain Company.



(roy/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading