Kok Bisa Sepatu Impor Vietnam Obrak-Abrik Pasar RI?

News - Efrem Siregar, CNBC Indonesia
03 October 2019 15:24
Kok Bisa Sepatu Impor Vietnam Obrak-Abrik Pasar RI?
Jakarta, CNBC Indonesia - Produk sepatu sport impor asal Vietnam merajalela di pasar offline hingga offline dijual dengan harga miring antara Rp100-150 ribu. Produk-produk itu adalah barang KW yang memakai label merek-merek tersohor seperti Nike, Adidas, Reebok, Converse, New Balance, Fila dan lainnya.

Seorang pedagang sepatu impor Vietnam, di kawasan Depok menjual sepatu impor Vietnam beberapa bulan terakhir. Ia mendapat pasokan dari bosnya, pedagang itu menyebut sepatu-sepatu itu berasal dari selundupan.

Bila ini benar, maka serbuan sepatu impor dari Vietnam patut mengkhawatirkan, karena melalui jalur resmi saja, catatan impor produk alas kaki termasuk sepatu sport Vietnam ke Indonesia dalam lima tahun terakhir angkanya cukup mencengangkan.




Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat impor produk alas kaki dari Vietnam selama periode 2014-2018 terjadi lonjakan sampai 137%. Catatan impor alas kaki dari Vietnam ke Indonesia pada 2014 hanya US$ 64 juta, tapi pada 2018 sudah mencapai US$ 152 juta.

Ketua Dewan Pembina Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Harijanto sudah mencium gelagat bahwa sepatu-sepatu impor asal Vietnam umumnya diduga masuk ke Indonesia dengan cara diselundupkan. Harijanto bilang sepatu KW Vietnam ini punya keunggulan selain harga murah dan kualitas KW 1 yang persis dengan yang asli, apalagi bila dilihat sepintas.

"Saya kira kemarin sudah dilakukan, kan penyelundupan sepatu dan garmen, ini ada satuan khusus untuk mengatasi penyelundupan ini. Sudah dilakukan rapat dengan Bea Cukai dan Kepolisian," kata Harijanto kepada CNBC Indonesia, Kamis (3/10).

Ia mengatakan murahnya sepatu selundupan impor lambat laun akan memukul industri di dalam negeri, termasuk pelaku-pelaku industri menengah hingga skala kecil.

"Konsumen kita sendiri jangan mau membeli KW. Kalau mau beli KW, ya susah. Karena kita tidak bisa mengatasi penyelundupan. Cegat di sini, masuk Batam. Cegat di Batam, masuk Tanjung Pinang. Masuk dari mana mana bisa," katanya.

Catatan Aprisindo, fenomena maraknya sepatu KW asal Vietnam di kota-kota besar terjadi setahun terakhir. Sepatu impor asal Vietnam apalagi KW tak hanya berpotensi menekan industri tapi juga persoalan hak cipta para pemegang merek yang sah di Indonesia.

"Kalau garmen dan sepatu olahraga dan apparel olahraga ya (marak) setahun ini," katanya. (hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading