Samsung Setop Produksi Smartphone di China, Kenapa?

Tech - Wahyu Daniel, CNBC Indonesia
02 October 2019 19:35
Samsung Electronics berhenti memproduksi telepon selular di China.
Jakarta, CNBC IndonesiaSamsung Electronics berhenti memproduksi telepon selular di China. Ini karena pangsa pasar Samsung di China terus turun. Sebelumnya, Samsung memang telah memangkas produksi telepon selular dari pabriknya yang berlokasi di Huizhou.

Langkah Samsung ini mengikuti produsen telepon selular lain yang juga telah menghentikan produksinya di China. Alasannya karena upah buruh yang terus naik dan perlambatan ekonomi yang terjadi.

Sony sebelumnya juga mengatakan menutup pabrik telepon selular di Beijing, dan hanya memproduksi di Thailand. Saat ini Apple masih terus memproduksi produknya di China.


Dilansir dari Reuters, Rabu (2/10/2019), pangsa pasar Samsung di China jeblok jadi hanya 1%, dari 15% pada pertengahan 2013 lalu. Pangsa pasar Samsung tergerus oleh Huawei dan Xiaomi.


"Di China, masyarakat membeli smartphone berharga murah dari merek-merek domestik, sementara untuk smartphone high-end mereka banyak membeli dari Apple atau Huawei. Harapan Samsung kecil," kata Analis dari Cape Investement & Securities, Park Sung-soon.

Samsung yang saat ini menjadi produsen smartphone nomor satu dunia, mengatakan keputusan menghentikan produksi di China adalah keputusan yang sulit. Walau tak lagi berproduksi di China, namun Samsung tepat akan terus menjual produknya di negeri tirai bambu tersebut.


Sampai saat ini, Samsung masih belum mau menjelaskan berapa kapasitas dan jumlah pegawai dari pabriknya di Huizhou. Pabrik tersebut dibangun pada 1992. Media di Korea Selatan pernah mengatakan, pabrik itu mempekerjakan 6.000 pegawai dan memproduksi 63 juta unit di 2017.

Saat ini Samsung lebih banyak memproduksi smartphone di negara-negara berbiaya rendah, seperti India dan Vietnam.



(wed/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading