Perkembangan Teknologi

Saingi Honda, Toyota Gandeng Softbank Kembangkan Mobil Otonom

Tech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
04 October 2018 13:09
Perusahaan patungan ini bermodal awal 2 miliar yen dan akan menjadi 10 miliar yen.
Jakarta, CNBC Indonesia - Produsen mobil asal Jepang, Toyota Motor Corp dan raksasa teknologi Softbank mengumumkan rencana pembentukan perusahaan patungan pada April 2019, Kamis (4/10/2018).

Perusahaan patungan yang akan bernama Monet Technologies ini akan mengkoordinasikan infrastruktur informasi Toyota yang terhubung dengan kendaraan dan platform Internet of Things (IoT) milik SoftBank yang mengumpulkan dan menganalisis data dari ponsel pintar atau smartphone dan sensor, ujar manajamen seperti dilansir dari CNBC International.

Pada tahap pertama, Monet berencana akan meluncurkan layanan penjemputan kendaraan tepat waktu untuk agensi publik Jepang dan perusahaan swasta guna memenuhi permintaan pengguna. Layanan tersebut berupa transportasi online dan angkutan perusahaan.


Pada paruh kedua tahun 2020-an, perusahaan patungan itu akan meluncurkan layanan mobilitas berbasis online dengan menggunakan mobil listrik bertenaga baterai yang dioperasikan oleh baterai Toyota yang disebut e-Palette untuk berbagai tujuan, seperti pengiriman makanan.

Toyota meluncurkan e-Palette awal tahun ini dan menggambarkan konsep itu sebagai "sepenuhnya terotomatisasi, baterai kendaraan listrik generasi selanjutnya" yang bisa diatur sesuai dengan kebutuhan.

Perusahaan patungan akan memiliki modal awal 2 miliar yen (U$17,49 juta atau Rp 265,6 miliar), dan akan ditingkatkan menjadi 10 miliar yen di masa depan tanpa menyebutkan waktu spesifik.

SoftBank akan memiliki 50,25% saham perusahaan patungan ini sementara Toyota akan mengambil 49,75%. Direktur perwakilan SoftBank Corp dan CTO, Junichi Miyakawa akan menjadi presiden dan CEO perusahaan patungan baru.

Berita itu muncul setelah saingan Toyota, Honda mengatakan pihaknya mengambil saham di anak perusahaan General Motors, Cruise Holdings, sebagai bagian dari rencana dua produsen mobil itu untuk bekerja sama dan membangun kendaraan otonom.

Honda akan menginvestasikan US$2,75 miliar selama 12 tahun ke depan, yang termasuk membayar GM sebesar US$750 juta karena membutuhkan 5,7% saham di Cruise Holdings.

Baik Toyota maupun SoftBank secara terpisah mengembangkan teknologi yang digunakan dalam mobil tanpa sopir dan layanan terkait.

Kedua perusahaan juga telah berinvestasi di perusahaan-perusahaan besar: Toyota berinvestasi di Uber dan Grab sementara SoftBank mendukung kedua perusahaan serta Cina Didi Chuxing.

Pembuat mobil di seluruh dunia membuat investasi bernilai miliaran dolar dan menciptakan rencana jangka panjang untuk meluncurkan kendaraan otonom. Banyak dari mereka yang bekerja sama dengan perusahaan lain untuk berbagi risiko, teknologi, dan pengeluaran yang terkait dengan membangun mobil self-driving karena akan membutuhkan waktu sebelum kendaraan tersebut diproduksi secara massal dan dijual untuk mendapatkan keuntungan.

Banyak analis berpikir adopsi mobil tanpa sopir akan mulai meningkat pada 2021 atau 2022.

Saingi Honda, Toyota Gandeng Softbank Kembangkan Mobil OtonomFoto: Mobil terlaris (Edward Ricardo)


(roy/prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading