Jangan Ada Lagi Gayus-Gayus di Pajak, Itu Uang Rakyat!

News - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
03 March 2021 09:41
Dollar-Rupiah (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Masih ingat dengan Gayus Tambunan? Nama ini tenar sekitar 2010. Bukan karena prestasi, tetapi korupsi.

"Tadinya kenek Metro Mini yang sering turun di depan kantor bilang 'pajak, pajak' kalau melintas di depan kantor. Sekarang sudah ganti jadi 'Gayus, Gayus'. Seluruh Kementerian Keuangan malu," tegas M Tjiptardjo, Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan kala itu.

Sekira 10 tahun berlalu, masyarakat mungkin mulai lupa dengan kasus sang mafia pajak dan Direktorat Jenderal Pajak bisa memulai lembaran baru. Namun kini nama institusi itu kembali tercoreng.


Ya, kini muncul 'Gayus' baru. Adalah Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) yang mengendus ada aroma suap yang melibatkan pemeriksa pajak. Nilainya lumayan besar untuk suap perorangan yaitu puluhan miliar rupiah.

"Kita sedang penyidikan, betul. Tersangkanya nanti dalam proses penyidikan itu kan mencari alat bukti untuk menetapkan tersangka. Ini yang sedang kita lakukan. Nanti kalau sudah alat buktinya cukup, tentu akan kita ekspos.

"Nilai suapnya besar, puluhan miliar juga. Kalau tidak salah itu juga melibatkan tim pemeriksa. Kalau di pajak kan modusnya seperti itu, gimana caranya supaya WP (Wajib Pajak) bayar pajak rendah dengan cara menyuap pemeriksanya agar pajaknya diturunkan," ungkap Alexander Marwata, Wakil Ketua KPK.

Halaman Selanjutnya --> 7 dari 10 Orang RI Bilang Korupsi Kian Menjadi-jadi

7 dari 10 Orang RI Bilang Korupsi Kian Menjadi-jadi
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading