Inflasi RI Terendah Sepanjang Sejarah, Prestasi?

News - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
04 January 2021 15:47
Pedagang menjajakan dagangannya di pasar Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (13/3). Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp 1,1 triliun untuk merevitalisasi setidaknya 1.037 pasar rakyat (tradisional) di tahun ini. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pusat Statistik (BPS) telah mengumumkan data inflasi Indonesia sepanjang 2020. Hasilnya seperti dugaan, laju inflasi 2020 adalah yang terendah sepanjang sejarah.

Hari ini, Senin (4/1/2020), BPS melaporkan inflasi Desember sebesar 0,45% dibandingkan bulan sebelumnya (month-to-month/MtM). Sementara inflasi tahun kalender yang otomatis menjadi inflasi tahunan (year-on-year/YoY) tercatat 1,68%.

Konsensus pasar yang dihimpun CNBC Indonesia memperkirakan inflasi Desember 2020 akan sebesar 0,405% MtM dan 1,68% YoY. Sementara konsensus yang dihimpun Reuters memperkirakan inflasi bulan lalu sebesar 0,37% MtM dan 1,61% YoY.


Inflasi 1,68% menjadi yang terendah dalam sejarah Indonesia. Rekor terendah sebelumnya adalah 3,03% yang terjadi pada 2019.

Sebagai negara berkembang, inflasi rendah sejatinya patut disyukuri. Sebab inflasi tinggi adalah khittah negara berkembang, yang permintaan terus tumbuh sementara produksi dalam negeri belum bisa memenuhinya. Ada dorongan inflasi yang berasal dari tingginya permintaan (demand pull inflation).

Jadi, apakah inflasi 2020 yang sangat rendah itu adalah sebuah prestasi?

Corona Menghantam Dunia
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading