Pencegahan Corona

Ada Ekspor Masker Besar-Besaran, Jokowi Minta Setop!

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
19 March 2020 10:44
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajarannya untuk menyetop ekspor alat-alat kesehatan kepada sejumlah negara.
Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajarannya untuk menyetop ekspor alat-alat kesehatan kepada sejumlah negara. Alat tersebut ditekankan agar bisa dimaksimalkan di dalam negeri.

Hal tersebut ditegaskan Jokowi kala memimpin rapat terbatas dengan topik pembahasan laporan tim Gugus Tugas Covid-19 melalui video conference di Istana Merdeka, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

"Kita untuk ekspor masker dan alat kesehatan yang diperlukan lebih baik disetop dan dipastikan stok dalam negeri cukup," tegas Jokowi, Kamis (19/3/2020).


Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Februari 2020, Indonesia mengekspor masker sebanyak 1,2 juta kilogram. Angka tersebut meningkat cukup tajam dibandingkan periode sama tahun lalu yang hanya 19.000 kilogram.



Secara kumulatif, sejak Januari - Februari 2020, ekspor masker Indonesia ke berbagai negara mencapai 1,38 juta kilogram atau senilai US$ 1 miliar, meningkat dibandingkan periode sama tahun lalu yang hanya 40.300 kilogram atau US$ 258.0000.

Jokowi menginginkan agar kebutuhan alat kesehatan yang dimiliki Indonesia bisa dimaksimalkan di dalam negeri, sebagai salah satu upaya preventif pencegahan penyebaran corona ke berbagai wilayah.

"Saya minta kebutuhan alat kesehatan seperti masker dan hand sanitizer dipastikan tersedia," tegas Jokowi.

Mendag Agus Suparmanto sudah menerbitkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 23 Tahun 2020 tentang Larangan Sementara Ekspor Antiseptik, Bahan Baku Masker, Alat Pelindung Diri, dan Masker. Permendag ini diteken pada Senin (16/3) lalu dan diundangkan pada Selasa (17/3), berlaku hingga 30 Juni 2020.
(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading