Tol Tanggul Laut Semarang-Demak, Yuk Intip Desainnya!

News - Muhammad Choirul Anwar, CNBC Indonesia
19 July 2019 19:25
Tol tanggul Semarang-Demak ditargetkan selesai 2021. Foto: Trase Jalan Tol Semarang-Demak
Jakarta, CNBC Indonesia - PT PP (Persero) Tbk didapuk sebagai 'nakhoda'proyek Tol Semarang-Demak sepanjang 27 km. Saat ini, perusahaan pelat merah itu langsung bergegas mereview desain tol yang terintegrasi dengan tanggul laut Kota Semarang tersebut.

"Dari review desain tersebut, dari studi-studi nanti, pemeriksaan tanah kemudian juga hasil topografinya tentu menjadi data yang komprehensif untuk kita kaji menyiapkan desain yang maksimal dan optimal secara bisnis," ungkap Direktur Perencanaan & Pengembangan PT PP M Aprindy di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Jumat (19/7/2019).



Sejauh ini, dia menjelaskan, secara umum terdapat empat model desain bangunan sepanjang 27 Km tersebut. Dari empat model itu, secara konstruksi ada tiga tipe bangunan besar.

Pertama, tol langsung berupa tanggul penahan laut sekaligus konstruksi badan jalan. Kedua, berbentuk elevated di atas tiang pancang. Ketiga, di atas tanah biasa.

"Ini ada 3 atau 4 model-model desain ya. Yang satu model tanggul, kedua elevated, ketiga at grade, ke empat transisi antara elevated dan at grade. Jadi ada tiga konstruksi besar di sana," bebernya.

Dia menegaskan, secara batas waktu pengerjaan lebih cepat akan lebih baik. Ditargetkan pada akhir 2019 ini proses konstruksi mulai dibangun.

"Tentunya kita sebagai investor kan maunya lebih cepat. Kalau bisa akhir tahun jalan kita jalanin, dan juga proses pembebasan lahan juga harus dijalanin," imbuhnya.



Dari 27 Km panjang total, tidak semua dikerjakan Konsorsium PT PP. Namun, sebagian atau 10 km menjadi tanggung jawab pemerintah. Meski begitu, diharapkan proyek ini berjalan paralel dari dua sisi, baik Semarang maupun dari sisi Demak.

"Yang dukungan pemerintah konstruksinya dari arah Semarang 10,69 Km, selanjutnya sampai ke Demak tanggung jawab kita. Tapi nanti dalam pengoperasian semuanya kita," katanya.


Artikel Selanjutnya

Jokowi Butuh Rp 500 T Bangun Tanggul Laut Jilid II Jakarta


(hoi/hoi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Baca Juga
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading