Internasional

Mendarat Darurat, Pesawat Kanselir Jerman Diduga Disabotase

News - Wangi Sinintya Mangkuto, CNBC Indonesia
30 November 2018 17:59
Mendarat Darurat, Pesawat Kanselir Jerman Diduga Disabotase
Jakarta, CNBC Indonesia - Otoritas Jerman sedang menyelidiki kemungkinan sabotase terhadap pesawat Kanselir Jerman Angela Merkel saat ia sedang dalam penerbangan menuju Argentina untuk menghadiri pertemuan G20.

Pesawat yang ia tumpangi mempersingkat perjalanannya akibat kegagalan elektronik.



Para penyelidik sedang memeriksa kemungkinan tindakan kriminal setelah pesawat Airbus A340 itu mengalami masalah di barat daya Amsterdam, Belanda, hari Kamis (29/11/2018) kurang dari satu jam setelah lepas landas dari Berlin, tulis media Jerman Rheinische Post, dikutip dari Bloomberg.com.


Ketika ditanya mengenai laporan itu, seorang pejabat pemerintah mengatakan para penyidik sedang memeriksa seluruh kemungkinan.

Pemeriksaan rutin menunjukkan kerusakan teknis sistem komunikasi pesawat dari udara ke darat, kata juru bicara Angkatan Udara Jerman di Berlin melalui telepon. Sampai saat ini, tidak ada bukti kejahatan, katanya.


'Ini Darurat'
Pilot membuang bahan bakar, tetapi meskipun demikian, pesawat mendarat di Cologne dengan beban berat untuk penerbangan trans-Atlantik. Portal berita Spiegel Online melaporkan pesawat mengalami kegagalan sistem komunikasi yang menyebabkan awak pesawat kehilangan kontak dengan kontrol di darat.

Mendarat Darurat, Pesawat Kanselir Jerman Diduga DisabotaseFoto: REUTERS/Axel Schmidt
Pemimpin Jerman itu berencana terbang ke Madrid Jumat pagi, dan dari sana mengambil penerbangan komersial ke Argentina, ditemani oleh Menteri Keuangan Olaf Scholz dan sebuah delegasi kecil, menurut seorang pejabat. Kontingen media yang bepergian dengan Merkel akan tetap di Jerman.

Ada beberapa tanda awal masalah di pesawat, selain dari layar video yang berhenti menunjukkan progress perjalanan penerbangan itu. Kemudian, ketika Merkel berbicara dengan wartawan tentang ketegangan terbaru antara Rusia dan Ukraina, pintu terbuka dan seorang anggota kru memintanya untuk keluar.

"Kenapa sekarang?", Merkel bertanya. "Ini darurat," jawab anggota kru. Setelah kejadian itu, Merkel mengatakan ia mengira sesuatu yang buruk telah terjadi di Jerman.


Kegagalan Elektronik
Scholz tetap bersama para reporter sampai Merkel kembali 10 menit kemudian.

"Dunia sudah penuh masalah, sekarang kita punya satu masalah kecil lagi. Pesawat itu memiliki cacat teknis. Kami harus terbang kembali," kata Merkel, dilansir dari Bloomberg.com, Jumat (30/11/18).

Kapten pesawat mengumumkan sistem elektronik pesawat telah gagal, membuatnya tidak dapat melewati Atlantik. Truk pemadam kebakaran dengan lampu biru menunggu di landasan ketika pesawat mendarat 30 menit kemudian sebelum meluncur ke area militer bandara.


Setelah mendarat di Cologne, para wartawan diberitahu bahwa mereka akan beralih ke pesawat pengganti.

Setelah 30 menit di dalam kabin saat petugas pemadam kebakaran memeriksa pesawat, seorang juru bicara mengatakan kepada wartawan bahwa pesawat pengganti itu tidak akan dapat terbang ke Buenos Aires karena para kru telah bekerja terlalu lama.

Di Argentina pada hari Jumat, Merkel telah dijadwalkan untuk bertemu dengan Presiden Donald Trump, Presiden China Xi Jinping, serta tuan rumah Argentina, Presiden Mauricio Macri. Dia dijadwalkan tiba pada waktunya untuk makan malam bersama para pemimpin itu.

Setelah mendarat, Merkel, suaminya Joachim Sauer, Menteri Keuangan Scholz dan petugas keamanannya duduk untuk beberapa saat di sebuah meja di restoran bandara. Berangkat tak lama setelah tengah malam, ia mengatakan kepada wartawan bahwa ada "masalah serius."

"Saya senang, kami memiliki kapten Angkatan Udara Jerman yang paling berpengalaman sebagai komandan," katanya.

Ini bukan pertama kalinya bagi pejabat Jerman mengalami ini. Scholz mengalami kecelakaan bulan lalu setelah kembali dari Bali, Indonesia, ketika kerusakan melumpuhkan pesawat pemerintah yang sama. Tahun lalu, perjalanan Merkel ke Mesir tertunda karena pemanas kaca tidak berfungsi.


(prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading