Internasional

Auditor Pertanyakan Transfer Dana dari Nissan untuk Ghosn

News - Wangi Sinintya Mangkuto, CNBC Indonesia
28 November 2018 16:55
Auditor Pertanyakan Transfer Dana dari Nissan untuk Ghosn
Tokyo, CNBC Indonesia - AuditorĀ Nissan Motor Co telah berulang kali mempertanyakan tentang transaksi terkait tuduhan pelanggaran keuangan yang dilakukan oleh mantan chairman Carlos Ghosn. Namun, Nissan mengatakan berbagai transaksi tersebut dilakukan dengan benar, kata seseorang yang mengetahui hal tersebut, Rabu (28/11/2018).

Ernst & Young ShinNihon LLC mengajukan pertanyaan kepada manajemen Nissan beberapa kali, terutama sekitar tahun 2013, tentang pembelian rumah mewah di luar negeri untuk penggunaan pribadi Ghosn dan hak-hak apresiasi saham yang diberikan kepadanya.



Tetapi produsen mobil asal Jepang itu mengatakan transaksi dan pelaporan keuangan tersebut sesuai, menurut seorang sumber anonim kepada Reuters.


Kabar itu menunjukkan bahwa Nissan dan auditornya sedang mendiskusikan transaksi-transaksi tersebut, sangat berbeda dengan pernyataan Nissan bahwa dugaan tidak melaporkan benefit bagi Ghosn didalangi oleh Ghosn sendiri bersama seorang rekannya.

Seorang juru bicara EY ShinNihon, afiliasi Jepang dari perusahaan akuntansi global Ernst & Young, mengatakan dia tidak dapat berkomentar mengenai kasus-kasus tertentu. Seorang juru bicara Nissan menolak untuk berkomentar.

Ghosn ditangkap pada 19 November ketika tiba di Jepang. Jaksa menuduhnya memalsukan laporan tahunan NissanĀ untuk mengecilkan sekitar setengah dari total kompensasi senilai 10 miliar yen (Rp 1,3 triliun) selama beberapa tahun.

Mantan pejabat tinggi ini membantah tuduhan itu, menurut media Jepang. Ghosn tetap dalam tahanan dan tidak dapat berbicara di depan umum. Dia diwakili oleh mantan jaksa Motonari Otsuru, menurut media Jepang.

Firma hukum Otsuru menolak berkomentar pada hari Rabu, dan Otsuru belum menanggapi permintaan untuk komentar.

Auditor Pertanyakan Transfer Dana dari Nissan untuk GhosnFoto: infografis/5 MOBIL MEWAH DENGAN PERAWATAN MENCAPAI Rp 500 Juta 2018/Aristya Rahadian Krisabella
Nissan telah menimpakan kesalahan pada Ghosn dan Greg Kelly, seorang mantan direktur perwakilan yang ditangkap bersama Ghosn untuk tuduhan yang sama.

"Sebagai hasil dari penyelidikan, kami yakin keduanya adalah dalangnya," kata CEO Hiroto Saikawa dalam konferensi pers 19 November lalu. Ia mengacu pada Ghosn dan Kelly, dilansir dari Reuters, Rabu (28/11/18).

Ia menolak mengatakan apakah ada orang lain di Nissan yang juga terlibat dalam dugaan pelanggaran tersebut. Investigasi internal sedang berlangsung dan Nissan mengatakan sedang bekerja sama dengan jaksa.

Nissan dan Mitsubishi Motors Corp telah mencopot Ghosn sebagai chairman setelah penangkapannya. Anggota Prancis dari aliansi tiga-perusahaan, Renault SA, mempertahankan Ghosn sebagai chairman dan CEO.

EY ShinNihon menanyai manajemen Nissan tentang Zi-A Capital BV dan bertanya apakah unit bisnis di Belanda itu yang membeli rumah di luar negeri untuk digunakan Ghosn sedang melakukan kegiatan usaha sesuai dengan tujuan yang dinyatakan sebagai perusahaan investasi, kata sumber itu, yang tidak berwenang untuk berbicara secara terbuka tentang masalah ini.



Pabrikan mobil itu mengatakan Zi-A melakukan bisnisnya dengan benar, kata sumber itu. Media Jepang menilai transaksi itu lebih dari 2 miliar yen.

Sumber itu mengungkapkan bahwa auditor bertanya apakah hak-hak apresiasi saham (seperti opsi saham tetapi membayar tunai jika sebuah saham naik ke harga tertentu) harus diumumkan, tetapi Nissan menjawab bahwa itu tidak perlu. Media Jepang mengatakan hak itu bernilai sekitar 4 miliar yen.

EY ShinNihon telah menjadi auditor untuk Toshiba Corp dan Olympus Corp selama skandal keuangan di dua perusahaan Jepang dalam beberapa tahun terakhir ini.


(prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading