Internasional

Parlemen Perlu 6 Surat Lagi untuk Coba Lengserkan Theresa May

News - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
19 November 2018 16:04
Parlemen Perlu 6 Surat Lagi untuk Coba Lengserkan Theresa May
London, CNBC Indonesia - Beberapa anggota parlemen Partai Konservatif yang dipimpin Perdana Menteri Theresa May mengatakan mereka telah mengirimkan surat pengajuan mosi tidak percaya kepada pemimpin Inggris, Senin (19/11/2018).

Sebuah tantangan terhadap kepemimpinannya dapat dipicu jika 48 anggota Partai Konservatif mengirimkan surat tersebut kepada ketua komite Tory 1922 partai, Graham Brady. May bisa digulingkan jika 158 dari 315 anggota parlemennya memilih untuk menentangnya.



Surat yang meminta pelengseran May hanya kurang enam dari ambang batas yang ditentukan, surat kabar The Sun melaporkan dan dikutip Reuters.


The Sun mengatakan 42 anggota parlemen di Partai Konservatif yang dipimpin May telah memberikan jaminan kuat bahwa mereka telah menyerahkan surat mosi tidak percaya. Total 48 suara yang diperlukan untuk menghidupkan mosi itu.

Parlemen Perlu 6 Surat Lagi untuk Coba Lengserkan Theresa MayFoto: Infografis/Brexit/Arie Pratama
The Sun mengatakan 25 anggota telah mengumumkan secara terbuka bahwa mereka telah mengirimkan surat sementara 17 lainnya secara pribadi mengatakan bahwa mereka telah menulis kepada Graham Brady, yang mengumpulkan daftar nama secara anonim dalam perannya sebagai ketua komite Tory 1922.



May telah menghadapi hari penuh guncangan beberapa waktu terakhir sejak ia mengungkapkan rancangan kesepakatan keluarnya Inggris dari UE atau Brexit pada Rabu pekan lalu. Beberapa menteri di kabinetnya, termasuk Menteri Brexit Dominic Raab, mengundurkan diri dan beberapa anggota parlemen dari partainya ingin menggulingkannya dari posisi perdana menteri.

Pemimpin pemerintahan Inggris ini telah bersumpah akan memperjuangkan kesepakatan itu dan pada hari Minggu memperingatkan bahwa penggulingannya hanya akan memperlambat Brexit terjadi. (prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading