Internasional

Jual Tiket Piala Dunia 2018 Kemahalan, Viagogo Digugat FIFA

News - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
06 June 2018 12:36
Jual Tiket Piala Dunia 2018 Kemahalan, Viagogo Digugat FIFA
Jakarta, CNBC Indonesia - Federasi Sepakbola Internasional (FIFA) telah mengajukan gugatan pidana di Swiss terhadap platform tiket online Viagogo karena menjual tiket Piala Dunia dengan harga sangat tinggi.

FIFA mengatakan pada hari Selasa (5/6/2018) pihaknya bergabung dengan pihak-pihak lain untuk mengajukan gugatan pidana atas dugaan 'perilaku bisnis yang tidak jelas dan penipuan' oleh Viagogo di di pasar yang disebut pasar sekunder.

Tindakan hukum yang diajukan pada hari Senin itu "didasarkan pada pelanggaran undang-undang tentang persaingan tidak sehat melawan Viagogo AG dengan kantor jaksa penuntut umum di Jenewa," kata badan sepakbola dunia dalam sebuah pernyataan.


"Tujuan akhir FIFA dalam perang melawan pasar tiket sekunder adalah memprioritaskan keselamatan dan keamanan para penggemar dan menegakkan skema penentuan harga tiket Piala Dunia FIFA 2018 yang adil," katanya, CNBC International melaporkan.

Fans yang membeli tiket pertandingan Piala Dunia di Rusia melalui platform tidak resmi, termasuk Viagogo, tidak akan diizinkan masuk ke stadion.

FIFA mengatakan akan membatalkan semua tiket yang diidentifikasi diperdagangkan melalui penjual yang tidak sah.

Situs Viagogo masih menjual tiket Piala Dunia pada hari Selasa, termasuk kursi tunggal untuk pertandingan pembukaan tanggal 14 Juni dengan harga lebih dari dua kali lipat dari harga aslinya.

Tiket kategori 3, tiket termurah yang disediakan untuk penduduk non-Rusia, untuk pertandingan Rusia melawan Arab Saudi di Moskow dijual dengan harga 474 franc Swiss (US$480 atau sekitar Rp 6,6 juta). Tiket yang sama yang awalnya dibeli melalui situs FIFA hanya dibanderol US$220.

Satu tiket di bagian korporat untuk pertandingan yang sama di Luzhniki Stadium dihargai 5.460 franc Swiss (US$5.530) di situs Viagogo.

"Harga ditetapkan oleh penjual dan mungkin lebih rendah atau lebih tinggi dari nilai nominal. Harga tidak termasuk biaya pemesanan dan pengiriman," tulis Viagogo pada halaman penjualan tiket Piala Dunia.

Perusahaan yang didukung oleh warna negara Inggris itu tidak segera menjawab email yang meminta komentar.


Viagogo adalah platform bagi pemegang tiket untuk acara olahraga, konser, dan pertunjukan di seluruh dunia untuk menjual kembali tiketnya, biasanya dengan keuntungan dari perbedaan harga. Platform ini memiliki hubungan komersial resmi dengan beberapa tim olahraga.

Upaya FIFA untuk menindak penjual tiket yang tidak sah memaksa negara tuan rumah Piala Dunia untuk memberlakukan undang-undang baru. Dilansir dari CNBC International, calo tiket ditangkap di Johannesburg dan Rio de Janeiro di dua turnamen terakhir.

Langkah hukum terbaru itu diambil menyusul kerja dengan UEFA dan lembaga perlindungan konsumen untuk wilayah Swiss untuk mengoordinasikan tindakan terhadap platform yang tidak sah.

Pada bulan Januari, FIFA mengatakan memperoleh perintah dari pengadilan Hamburg untuk melarang penjualan tiket Piala Dunia melalui situs Jerman Viagogo.

"Setiap pelanggaran terhadap perintah oleh perusahaan akan dihukum dengan denda hingga 250.000 euro (US$292.000) atau penjara hingga enam bulan," kata FIFA pada bulan Januari. (prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading