Astra: Sudah Ada Kredit Macet Driver Taksi Online

News - gita rossiana, CNBC Indonesia
13 March 2018 16:08
Pada awal pembelian mobil, debitur tidak mengaku mobil akan digunakan untuk taksi online.
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Astra Credit Company mengakui sudah terdapat kasus kredit macet kendaraan yang digunakan untuk taksi online.  

CEO Astra Credit Company Jodjana Jodi mengatakan pada awal pembelian mobil, perseroan memang kesulitan melacak apakah mobil yang dibeli itu digunakan untuk taksi online atau bukan. 

Debitur, kata dia, biasanya tidak mengakui mobil yang dibeli akan digunakan untuk taksi online.


Jodjana mengungkapkan pihaknya baru mengetahui kendaraan tersebut digunakan untuk taksi online ketika terjadi gagal bayar.

"Pas ngadat bayar baru ketahuan," jelasnya, Selasa (13/3/2018).


Dia mengatakan potensi kredit macet oleh driver taksi online pasti ada karena kompetisi yang ketat.

Adapun Astra Credit Company juga melayani pembiayaan kendaraan yang langsung diajukan oleh aplikator taksi online. Jodjana mengatakan pembayaran oleh perusahaan aplikator selama ini lancar.

Sementara itu, Direktur PT Mandiri Tunas Finance Harjanto Tjitohardojo mengungkapkan pihaknya tidak bisa memantau penggunaan kendaraan pribadi untuk taksi online.


"Kalau peorangan memang kami tidak tahu, memang biasa kredit untuk pribadi, setelah itu tidak tahu apa buat taksi online," jelas dia.

Sejauh ini, hal yang dilakukan MTF adalah memberikan pembiayaan ke perusahaan Grab dan Uber. Tahun lalu pembiayaannya mencapai Rp 30 miliar.

Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Suwandi Wiratno mengatakan hal yang sama, yakni debitur pada awalnya tidak mengakui pembelian kendaraan untuk digunakan sebagai armada transportasi online. 

"Dari sisi kami ga ada cara khusus buat antisipasi biar ga jadi kredit macet, kalau tidak dibayar kami tarik saja kendaraannya," ujarnya.

(ray/ray)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading