Tender Offer Rampung, Mega Corpora Kuasai 90% Saham BBHI

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
08 June 2021 17:55
Bank Harda Internasional  (bankbhi.co.id)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Mega Corpora, perusahaan milik pengusaha nasional Chairul Tanjung resmi menguasai sebanyak 90% saham PT Bank Harda Interansional Tbk (BBHI).

Mega Corpora telah menyelesaikan penawaran tender wajib (tender offer) pada 31 Mei 2021 atas sebanyak-banyaknya 1.099.970.7995 saham PT Bank Harda Internasional Tbk (BBHI), yang dimiliki oleh Pemegang Saham Yang Ditawarkan. Jumlah tersebut mewakili 26,29% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor BBHI.

Sampai dengan akhir periode penawaran tender yang ikut serta dalam tender offer wajib dan yang telah dibeli oleh Mega Corpora ialah sebanyak 681.527.400 saham.


"Dengan demikian, sampai dengan 31 Mei 2021, kepemilikan saham Mega Corpora setelah tanggal penyelesaian tender wajib ini menjadi 3,76 miliar atau setara 90% saham BBHI," ungkap Direktur BBHI, Arief Tendeas, dalam penjelasannya kepada Bursa Efek Indonesia, dikutip Selasa (8/6/2021).

Sebelumnya, Mega Corpora mengumumkan pelaksanaan penawaran tender wajib (tender offer) atas sisa saham milik publik dari PT Bank Harda Interansional Tbk (BBHI).

Tender offer ini dilaksanakan setelah perseroan menyelesaikan akuisisi Bank Harda pada 15 Maret 2021 lalu. Harga penawaran tender wajib sebesar Rp 160,26 per saham, sehingga nilai total penawaran tender sebanyakbanyaknya sebesar Rp 176,28 miliar.

Tender offer tersebut merupakan harga rata-rata tertinggi perdagangan harian di BEI selama 90 hari kalender terakhir, dari periode 4 Agustus 2020 hingga 1 November 2020.

Periode penawaran tender wajib ini dilaksanakan pada 20 April 2021 dan akan berakhir pada penutupan perdagangan saham BBHI di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 20 Mei 2021. Adapun, tanggal pembayaran dijadwalkan pada 31 Mei 2021.

Seperti diketahui, Mega Corpora memang berencana untuk mengembangkan BBHI menjadi sebuah bank dengan platform teknologi digital sehingga menjadikan BBHI sebagai bank yang lebih kuat dan mempunyai daya saing berskala nasional.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Gelar PE Insidentil, Bank Harda Siap Jadi Bank Digital!


(hps/hps)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading