Newsletter

Sudah Setahun Indonesia Resesi, Kapan Kelarnya???

Market - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
05 May 2021 06:00
Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/ Tri Susilo) Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar keuangan Indonesia ditutup menguat pada perdagangan kemarin. Sebuah pencapaian yang patut diapresiasi karena pasar keuangan Asia didominasi warna merah.

Kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,19% ke 5.963,82. Di Asia, hanya IHSG, Hang Seng (Hong Kong), dan Kospi (Korea Selatan) yang finis di jalur hijau.

Berikut perkembangan indeks saham utama Asia pada perdagangan kemarin:


Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat 0,14% ke Rp 14.425/US$ di perdagangan pasar spot. Saat pasar spot Indonesia ditutup, rupiah jadi satu-satunya mata uang utama Asia yang terapresiasi.

Berikut posisi kurs dolar AS terhadap mata uang utama Benua Kuning pada pukul 15:06 WIB kemarin:

Kemudian di pasar obligasi pemerintah, penurunan imbal hasil (yield) terjadi di hampir seluruh tenor. Hanya tenor 1 dan 15 tahun yang mengalami kenaikan yield.

Harga obligasi dan yield memiliki hubungan terbalik. Saat yield turun, artinya harga obligasi sedang naik karena tingginya permintaan.

Berikut perkembangan yield Surat Berharga Negara (SBN) berbagai tenor:

Halaman Selanjutnya --> Saham Teknologi 'DIbanting', Wall Street Terpelanting

Saham Teknologi 'DIbanting', Wall Street Terpelanting
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3 4 5
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading