Polling CNBC Indonesia

BI (Kayaknya) Mau Turunkan Bunga, Rakyat Jelata Dapat Apa?

Market - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
17 February 2021 13:07
Dollar-Rupiah (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pada 18 Februari 2021, Bank Indonesia (BI) akan mengumumkan suku bung acuan terbaru. Pelaku pasar memperkirakan Gubernur Perry Warijyo dan kolega akan menurunkan BI 7 Day Reverse Repo Rate. Jika terwujud, maka akan menjadi pemangkasan pertama sejak November 2020.

Konsensus pasar yang dihimpun CNBC Indonesia menghasilkan angka median 3,5% untuk suku bunga acuan bulan ini. Artinya, ada pemotongan 25 basis poin (bps) dari posisi saat ini.


Institusi

BI 7 Day Reverse Repo Rate (%)

Bank Danamon

3.5

ING

3.75

CIMB Niaga

3.5

Citi

3.5

DBS

3.5

Mirae Asset

3.75

BNI Sekuritas

3.5

Maybank Indonesia

3.5

Bank Mandiri

3.5

Bahana Sekuritas

3.5

Moody's Analytics

3.75

UOB

3.5

BCA

3.75

MEDIAN

3.5

Pekan lalu, Gubernur Perry sudah memberikan kode keras soal potensi penurunan suku bunga acuan. Dalam Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR, Perry kecewa dengan performa perekonomian Indonesia yang tidak sebaik perkiraan.

"Sejujurnya ini di bawah ekspektasi. Memang arahnya ada perbaikan, tetapi tidak secepat yang kami perkirakan," tutur Perry, sebagaimana dikutip dari Reuters.

Sebagai informasi, pada kuartal IV-2020 ekonomi Indonesia tumbuh -2,19% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/YoY). BI sempat memperkirakan Produk Domestik Bruto (PDB) Tanah Air bisa tumbuh positif pada kuartal pamungkas tahun lalu.

Oleh karena itu, Perry menegaskan bahwa BI punya ruang untuk menurunkan suku bunga acuan demi mendorong pertumbuhan ekonomi. Namun langkah ini harus tetap memperhatikan stabilitas ekonomi, terutama stabilitas nilai tukar rupiah.

Halaman Selanjutnya --> Tenang, Rupiah (Rasanya) Baik-baik Saja

Tenang, Rupiah (Rasanya) Baik-baik Saja
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3 4
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading