Panas! AS Tuduh Iran Serang 2 Kapal Tanker Minyak

Market - Prima Wirayani, CNBC Indonesia
14 June 2019 - 08:21
Panas! AS Tuduh Iran Serang 2 Kapal Tanker Minyak Foto: Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo terlihat sebelum upacara penandatanganan USMCA selama KTT para pemimpin G20 di Buenos Aires, Argentina 30 November 2018. REUTERS / Andres Stapff
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo pada Kamis (13/6/2019) menuduh Iran sebagai dalang serangan terhadap dua kapal tanker minyak di Teluk Oman dekat pantai Iran dan Selat Hormuz.

Selat Hormuz adalah jalur pengiriman minyak tersibuk di dunia.

Tanker minyak Front Altair dan Kokuka Courageous mengalami kerusakan akibat kebakaran hebat dan krunya telah dievakuasi. Kokuka Courageous, sebuah kapal tanker kimia yang dimuat di Arab Saudi dan sedang dalam perjalanan ke Singapura, terbakar pada saat yang sama dengan tanker Front Altair sebelum jam 6:00 pagi waktu setempat.


"Iran menyerang karena rezimnya ingin tekanan maksimum dari AS yang sukses dicabut," kata Pompeo tanpa mengungkapkan bukti-bukti mengapa Teheran bertanggung jawab atas serangan itu.

"Tidak ada sanksi ekonomi apapun yang membuat Republik Islam itu berhak menyerang warga sipil yang tidak bersalah, mengganggu pasar minyak global, dan melakukan ancaman nuklir," lanjutnya, dilansir dari CNBC International.


"Komunitas internasional mengutuk serangan Iran terhadap kebebasan navigasi dan menyasar warga sipil yang tidak bersalah," tambahya.

Ia juga mengatakan AS akan membela kekuatan, kepentingan, dan rekan-rekannya.

AS Tuduh Iran Dalang Serangan terhadap 2 Tanker MinyakFoto: Menlu AS Mike Pompeo berbicara selama konferensi pers dengan Menteri Luar Negeri Filipina Teodoro Locsin Jr di Kantor Departemen Luar Negeri Filipina di Manila, Filipina, Jumat, 1 Maret 2019. (Foto AP / Andrew Harnik, Pool)

Harga minyak sempat melesat hingga 4% pada perdagangan Kamis menyusul laporan serangan terhadap dua kapal tanker tersebut. Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) ditutup naik 2,2% ke US$52,22 per barel pada Kamis sementara Brent juga melompat 2,2% ke US$61,31 per barel.

Gedung Putih mengatakan Presiden Donald Trump telah diberi tahu mengenai insiden itu dan menyalahkan Iran atas serangan serupa terhadap empat kapal tanker di wilayah yang sama pada 12 Mei lalu.



Hubungan Iran dan AS tengah memanas setelah Negeri Paman Sam menarik diri dari perjanjian pembatasan nuklir Iran dan menjatuhkan sanksi yang bertujuan memangkas habis ekspor minyak negara Islam tersebut.

Iran sendiri telah mengancam akan melanjutkan program pengayaan uranium dan bertekad terus menjual pasokan minyaknya. (prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading