Newsletter

Jangan Sampai Perang Dagang Seperti Thanos, Inevitable

Market - Hidayat Setiaji & M Taufan Adharsyah & Anthony Kevin, CNBC Indonesia
09 May 2019 05:35
Dihantui Perang Dagang, Gerak Wall Street Terbatas

Dihantui Perang Dagang, Gerak Wall Street Terbatas

Dari Wall Street, tiga indeks utama ditutup variatif. Dow Jones Industrial Average (DJIA) naik tipis 0,01%, S&P 500 melemah terbatas di 0,16%, dan Nasdaq Composite berkurang 0,26%. 

Sentimen apa yang menjadi pemberat bagi bursa saham New York? Apa lagi kalau bukan perang dagang. 

Kantor Perwakilan Dagang AS resmi merilis pernyataan bahwa Washington akan menaikkan tarif bea masuk bagi impor produk-produk China senilai US$ 200 miliar dari 10% menjadi 25%. Kebijakan tersebut berlaku mulai 10 Mei. Produk-produk yang bakal terkena kenaikan bea masuk antara lain modem dan router internet, papan sirkuit, pengisap debu, sampai furnitur. 



"Wakil Perdana Menteri China akan datang untuk mengupayakan kesepakatan. Kita lihat saja nanti, tetapi saya sangat senang dengan pemberlakuan bea masuk bagi lebih dari US$ 100 miliar impor China," cuit Trump di Twitter. 


China pun tidak tinggal diam. Kementerian Perdagangan China melalui siaran tertulis mengumumkan Beijing akan menerapkan kebijakan serupa jika AS menaikkan bea masuk. 

"Kami akan mengambil kebijakan pembalasan jika AS memutuskan untuk menaikkan bea masuk pada 10 Mei. Kami sangat menyesalkan keputusan AS, karena friksi dagang tidak menguntungkan kedua negara dan seluruh dunia," tulis pernyataan itu, mengutip Reuters. 

Situasi pun memanas. Namun AS mencoba mendinginkan dengan menyebut China siap bernegosiasi. 

"Kami mendapat indikasi bahwa mereka ingin membuat kesepakatan. Tim kami akan melanjutkan negosiasi, mereka akan duduk bersama esok hari. Kita lihat saja apa yang akan terjadi di sana nanti," kata Sarah Sanders, Juru Bicara Gedung Putih, mengutip Reuters. 

DJIA masih sempat tertolong akibat pernyataan dari Gedung Putih. Namun S&P 500 dan Nasdaq tidak sempat menyeberang ke zona hijau, karena lapak keburu ditutup. 


(BERLANJUT KE HALAMAN 2)


(aji/aji)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading