Saham Sidomulyo Ikutan Meroket 25% Gara-gara Minyak

Market - tahir saleh, CNBC Indonesia
12 February 2019 10:46
Saham Sidomulyo Ikutan Meroket 25% Gara-gara Minyak
Jakarta, CNBC Indonesia - Saham emiten jasa pengangkutan minyak mentah PT Sidomulyo Selaras Tbk (SDMU) ikut melonjak pada perdagangan hari ini, Selasa (12/2/2019) bersamaan dengan naiknya harga saham emiten-emiten sektor pertambangan dan energi. 

Kenaikan harga emiten pertambangan dan energi ditopang oleh sentimen harga minyak mentah dunia baik di bursa NYMEX maupun ICE London yang terus naik. Harga minyak WTI untuk pasar Amerika naik 0,76% di level US$ 52,81/barel, sedangkan Brent untuk pasar Asia dan Eropa naik 0,86% menjadi US$ 62,04/barel pada perdagangan Selasa pagi ini.

Mengacu data Bursa Efek Indonesia (BEI), pada perdagangan pukul 10.32 WIB, saham SDMU langsung melesat 24,59% ke level Rp 76/saham, memimpin top gainer.  Nilai transaksi SDMU hanya tercatat Rp 1,68 miliar dan volume perdagangan 22,76 juta saham.

Sepekan terakhir, saham SDMU naik 29% dan year to date naik 50%. Sebagian besar masih investor domestik yang membeli saham ini, karena secara periode tahun berjalan ini asing hanya net buy Rp 109 juta.

SDMU menjalankan usaha dalam bidang jasa transportasi bahan kimia beracun dan berbahaya, dan pengangkutan minyak mentah.
Per September 2018, pendapatan Sidomulyo Selaras turun menjadi Rp 71,10 miliar dari September 2017 Rp 78,53 miliar.

Perusahaan masih menderita rugi bersih Rp 21,28 miliar, dari rugi bersih September 2017 sebesar Rp 11,18 miliar.


Pendapatan terbesar dari jasa angkutan sebesar Rp 70,87 miliar, turun dari sebelumnya Rp 77,15 miliar. Pendapatan jasa inklaring (bongkar muat pelabuhan) anjlok menjadi hanya Rp 223 juta dari sebelumnya Rp 1,37 miliar.
 
(hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading