Newsletter

Kombinasi Sikap Hawkish Trump & Fed Ciutkan Nyali Pasar

Market - Arif Gunawan & Raditya Hanung & Anthony Kevin, CNBC Indonesia
26 September 2018 06:59
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa (25/9/2018) surut 0,14% ke 5.874,3. Pergerakan IHSG ini berbanding terbalik dengan indeks utama Kawasan Asia yakni Nikkei dan Strait Times yang menguat, masing-masing sebesar 0,29% dan 0,53%, tatkala bursa Korea Selatan dan Hong Kong libur. 

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kemarin mencatat nilai transaksi sebesar Rp 5,41 triliun dengan volume sebanyak 8,75 miliar unit saham dengan frekuensi perdagangan 312.873 kali. 

Saham-saham yang berkontribusi signifikan dalam menekan IHSG adalah PT Unilever Indonesia Tbk/UNVR (-2,28%), PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk/INKP (-4,22%), PT Bank Mandiri Tbk/BMRI (-1,85%), PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk/CPIN (-2,82%), dan PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk/TKIM (-3,57%). 


Dari sisi eksternal, sentimen positif bagi bursa saham Benua Kuning datang dari kesepakatan dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan Korea Selatan. Pasca pertemuan bilateral pada Senin, Presiden AS Donald Trump dan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in melakukan penandatanganan perjanjian dagang yang disebut Trump sebagai "kesepakatan yang sangat besar".  

Lebih lanjut, Trump menyebut perjanjian tersebut sebagai sesuatu yang "adil dan saling menguntungkan". Perjanjian ini diyakini akan mengurangi defisit perdagangan AS dengan Korsel dan memperbesar peluang ekspor produk AS ke Negeri Ginseng seperti mobil, obat-obatan, dan produk agrikultur.  

"Saya rasa petani kami akan sangat senang, dulu sangatlah terbatas dalam hal apa yang bisa mereka lakukan dan apa yang mereka bisa kirimkan, dan sekarang ini adalah pasar terbuka dan mereka akan mengirimkan lebih banyak produk pertanian," kata Trump yang menambahkan bahwa perjanjian dagang itu memungkinkan pabrikan mobil AS mengekspor hingga 2 kali lipat ke Korsel, seperti dikutip dari CNN. 

Tak hanya kesepakatan dagang dengan Korea Selatan, rencana pertemuan dengan Pimpinan Korea Utara Kim Jong Un juga menjadi salah satu materi pembicaraan. Trump menyebut bahwa waktu dan tempat untuk pertemuan kedua dengan Kim Jong Un akan diumumkan "dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama". 

Sayangnya, sentimen ini tak mampu dimanfaatkan IHSG di tengah rupiah yang terkapar. Hingga sore hari, rupiah melemah 0,37% di pasar spot ke Rp 14.915/dolar AS. Pelaku pasar uang memilih bermain aman dengan memeluk dolar AS menjelang keputusan bank sentral AS alias The Federal Reserve terkait suku bunga acuannya.  

NEXT


(ags/ags)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading