Target IPO Xiaomi di Bursa Hong Kong Dikabarkan Capai Rp 86 T

Market - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
20 June 2018 17:44
Xiaomi berencana memperoleh dana hingga US$6,1 miliar dari penawaran umum perdana saham (initial public offering/ IPO) di bursa Hong Kong minggu ini.
Hong Kong, CNBC Indonesia - Pembuat ponsel pintar (smartphone) asal China, Xiaomi, berencana memperoleh dana hingga US$6,1 miliar (Rp 86 triliun) dari penawaran umum perdana saham (initial public offering/ IPO) di bursa Hong Kong minggu ini. IPO ini merupakan salah satu yang terbesar yang pernah dilakukan perusahaan teknologi dunia tahun ini, kata beberapa sumber yang mengetahui hal tersebut.

Xiaomi, yang juga membuat berbagai perangkat yang terhubung ke internet, berencana untuk menjual sekitar 2,18 miliar saham dalam IPO itu pada kisaran harga HK$17 hingga HK$22 (US$2,17 sampai US$2,80) per saham, kata sumber yang menolak disebutkan namanya karena informasi yang diberikan bersifat rahasia, Reuters melaporkan hari Rabu (20/6/2018).


Perusahaan berencana untuk mendatangkan delapan investor utama (cornerstone investors) yang di antaranya adalah perusahaan pembuat chip asal Amerika Serikat (AS) Qualcomm Inc, perusahaan pengiriman ekspres China SF Holding Co Ltd, penyedia layanan telekomunikasi domestik China Mobile Ltd, dan konglomerat China Merchants Group Ltd yang dikelola negara.


Investor utama adalah perorangan atau lembaga yang sudah pasti akan berinvestasi di perusahaan yang melakukan IPO. Para investor utama diharapkan untuk membeli sekitar 15% dari saham yang ditawarkan dalam IPO.

Xiaomi yang berbasis di Beijing dan berdomisili di Cayman akan membuka penawaran kepada investor institusi pada hari Kamis.

Xiaomi menolak berkomentar. Qualcomm, SF Holding, China Mobile, dan China Merchants Group juga tidak segera menanggapi permintaan Reuters untuk komentar.

CLSA, Goldman Sachs, dan Morgan Stanley adalah sponsor bersama untuk IPO Xiaomi di Hong Kong.
(prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading