Bumi Manusia, Mampukah Menarik Milenial Cinta Film Sejarah?

Lifestyle - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
06 July 2019 17:27
Bumi Manusia, Mampukah Menarik Milenial Cinta Film Sejarah?
"Ini adalah kisah dua anak manusia yang meramu cinta di atas pentas pergelutan tanah kolonial awal abad 20. Inilah kisah Minke dan Annelies. Cinta yang hadir di hati Minke untuk Annelies, membuatnya mengalami pergulatan batin tak berkesudahan." 

Begitulah narasi yang didaraskan Falcon Pictures, dalam film Bumi Manusia yang disutradarai Hanung Bramantyo dan akan tayang di bioskop Tanah Air mulai 15 Agustus 2019 mendatang.

Publik kemudian bertanya-tanya, mampukah Iqbaal Ramadhan yang memerankan Minke, dan 
Mawar Eva De Jongh sebagai Annelies menjawab ekspektasi publik dalam film yang diangkat dari karya mahsyur sastrawan besar, Pramoedya Ananta Toer dari roman tetralogi Pulau Buru yang terbit tahun 1980 itu.


Bukan tanpa pertentangan, tahun lalu, saat Hanung menunjuk Iqbaal sebagai pemeran utama, netizen sempat melayangkan petisi menolak mantan punggawa Coboy Junior itu memerankan tokoh sakral 'Minke' lantaran dianggap tidak memiliki aura sosok Minke pada dirinya. 
 

Sosok Minke, sebagaimana digambarkan Pram, sastrawan yang berkali-kali mendapat kandidat peraih Nobel Sastra itu, adalah anak pribumi yang masuk ke sekolah menengah umum 
Hogere Burgerschool (HBS)sekolah bagi orang-orang keturunan Eropa.

Minke adalah anak pribumi pesohor, ayahnya seorang bupati. 
Minke sangat piawai menulis, dia juga memperjuangkan kaum pribumi melalui tulisan-tulisannya di surat kabar, karena menurutnya, dengan menulis, membuat suaranya tidak akan padam ditelan angin.

Selama 2 hari setelah Falcon Pictures menayangkan trailer film Bumi Manusia di kanal Youtube pada 4 Juli 2019, reaksi warganet beragam. Hingga Sabtu, 6 Juli 2019, trailer video itu sudah ditonton lebih dari 1,72 juta pemirsa.

Ayu Lestari, salah seorang warganet menyampaikan, meski dirinya bukan fans Iqbaal Ramadahan, film Bumi Manusia bisa menjadi cara yang menarik mengenalkan penonton milenial lebih dekat dengan karya sastra Indonesia, utamanya yang berlatar belakang sejarah. 


"Bukan fans Iqbal, tapi dengan adanya film ini, 
Iqbal bisa menarik penonton usia remaja untuk lebih tertarik dengan film berlatar belakang sejarah Indonesia, dan Iqbal membuktikan dengan kemampuannya," tulisnya, Sabtu (6/7/2019).

Pendapat berbeda disampaikan warganet lainnya, Hendri Yudistira. "Bagi pencinta karya Pram, sangat sangat khawatir film ini tidak sesuai dengan ekspektasi, karena ini bukan diangkat dari roman tetralogi Pulau Buru, tapi bagaimanapun juga film harus berdiri sebagai sebuah film, tidak ada jaminan film ini akan terasa feel mas Pram atau tidak," kata Hendri.

Karena itu, Hendri menyebut akan nonton film ini sebagai sebuah film saja tanpa harus membandingkan dengan karya aslinya.

Keraguan Hanung Bramantyo

Bukan pilihan yang mudah sutradara Hanung Bramantyo memilih aktor utama dalam film Bumi Manusia. Dia bahkan sempat menyangsikan, Iqbaal Ramadahan bisa memerankan Minke dalam filmnya besutannya itu.

Falcon Pictures, sebelumnya pernah merekomendasikan Reza Rahardian sebagai Minke, apalagi Reza pernah memerankan lakon teater "Bunga Penutup Abad" bersama Chelsea Islan (Annelies) yang diadaptasi dari novel Pram.

"Kadang-kadang para pembaca-pembaca yang angkatan saya yang ngefans pada buku ini itu membayangkan Minke berumur 24 tahun di novel Jejak Langkah. Bukan Minke yang pertama kali di usia 19 tahun,' kata Hanung saat usai peluncuran poster film Bumi Manusia di kawasan Epicetrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (19/6/2019), melansir Detik.com.

"Bahasanya itu adalah bahasa yang sangat klasik sekali. Awalnya kita mikirnya Reza Rahardian, tapi Reza berumur 27 tahun, enggak bisa," katanya lagi. 

Namun keraguan Hanung mulai terjawab, kala itu, penulis scenario film, Salman Aristo, menyarankan dirinya menonton film Dilan 1990 yang diperankan Iqbaal Ramadhan.

"Saya awalnya enggak yakin, masak sih dia (Iqbaal). Tapi kemudian Salman Aristo yang kasih tahu saya, 'lo udah nonton Dilan belum? Lo nonton deh Dilan. Kemudian saya nonton Dilan, kenapa, Minke tuh kayak gitu. Itu icon kita. Itu yang membawa spirit Pram masuk menembus relung imajinasi anak-anak milenial sekarang," kata Hanung, menambahkan.

Film Bumi Manusia juga dibintangi aktris Sha Ine Febriyanti, Ayu Laksmi, Donny Damara, Bryan Domani, Giogino Abraham, dan Jerome Kurniawan. Penayangan film ini bersamaan dengan film Perburuan, yang juga diadaptasi dari karya Pramoedya dan disutradarai Richard Oh. 
 

Kita tunggu kejutannya!



Foto: infografis/ infografis Dilan 1991 Untung Besar dari Romantisme Cinta/Aristya Rahadian Krisabella
(tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading