Ratusan Warga Korsel Korban Jiwasraya, Termasuk Bos Samsung!

Investment - Lidya Julita Sembiring, CNBC Indonesia
04 December 2019 16:04
Ratusan Warga Korsel Korban Jiwasraya, Termasuk Bos Samsung! Foto: Bos samsung RI korban Jiwasraya (CNBC Indonesia/Lidya Kembaren)
Jakarta, CNBC Indonesia - Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) menerima Audiensi Nasabah PTĀ Asuransi Jiwasraya (Persero) terkait Pembayaran tunggakan klaim nasabah pemegang polis bancassurance.

Salah satu nasabah Jiwasraya yang hadir adalah Vice President Samsung Electronic Indonesia, Lee Kang Hyun. Lee Kang Hyun juga diketahui menjabat sebagai Ketua Kadin Korea Selatan di Indonesia.


Lee Kang Hyun mengakui menanamkan investasi di asuransi Jiwasraya sebesar Rp 16 miliar. Namun, ia sudah melakukan penarikan sekitar Rp 8 miliar, yang artinya, ia masih mempunyai saldo polis sekitar Rp 8 miliar di Jiwasraya.


"Saya punya Rp 16 miliar dan baru saya tarik Rp 8 miliar, sisanya belum diambil masih ada Rp 8 miliar," kata dia.

Menurutnya, ia membeli polis Asuransi Jiwasraya melalui PT Bank KEB Hana Indonesia yang merupakan bank andalan warga korea yang ada di Indonesia. Dia menjelaskan ada sekitar 470 orang Korea yang menjadi korban Jiwasraya.

"Hana Bank menjual ke orang Korea di Indonesia. Kita percaya karena katanya ini milik pemerintah jadi pasti terpercaya. Makanya saya dan teman-teman saya dari korea mengikuti program ini," jelasnya.

Dia melanjutkan, Hana Bank meyakinkan bahwa Jiwasraya adalah perusahaan asuransi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dijamin oleh Pemerintah. Selain itu, Hana Bank juga meyakinkan bahwa asuransi ini juga diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Ratusan Warga Korsel Korban Jiwasraya, Termasuk Bos Samsung!Foto: Korban Asuransi Jiwa Sraya di DPR (CNBC Indonesia/Lidya Kembaren)

"Orang Korea jadi tidak curiga," kata dia.

Dirinya yang juga menjabat sebagai Ketua Kadin Korea di Indonesia juga mengaku sudah menyampaikan permasalahan ini secara langsung ke Menteri BUMN Rini Soemarno yang menjabat saat itu.

"Saya ketemu dengan ibu Rini dalam acara Kadin dan menyampaikan. Ibu Rini Soemarno bilang akan menyelesaikan dalam waktu 1-2 bulan. Saya juga sampaikan ke Pak Tiko yang saat itu masih jadi Dirut Bank Mandiri, sekarang sudah jadi Wamen BUMN. Saya bilang jawab jujur kapan selesai, ia jawab paling 2-3 tahun. Ini kan orang Korea kasihan sekali," ceritanya.

Oleh karenanya, ia saat ini ingin berjuang agar uang mereka yang sudah ditanamkan di Jiwasraya bisa dikembalikan secepatnya.

"Hari ini ikut rombongan, kami berjuang untuk selesaikan hal ini. Menteri BUMN sudah diangkat Erick Thohir. Satu-satunya kami harapkan Menteri BUMN baru ini bisa selesaikan," tegasnya.

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading