Terbukti Manjur, Ini Vaksin Covid Paling Tokcer Jadi Booster

Tech - Intan Rakhmayanti Dewi, CNBC Indonesia
08 June 2022 12:15
Peserta mengikuti vaksinasi booster COVID-19 di Sentra Vaksinasi Booster, Pondok Indah Mall 3, Jakarta, Rabu (23/3/2022). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus menggenjot program vaksinasi terutama booster. (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Vaksin Covid-19 berkembang seiring berjalannya pandemi. Hingga kini, vaksin booster menjadi dosis penguat yang bisa didapatkan masyarakat.

Program vaksinasi booster di Tanah Air pun sudah dimulai sejak 12 Januari 2022 lalu. Masyarakat bisa mendapatkan vaksin dosis ketiga ini secara gratis.

Booster vaksin adalah suntikan vaksin yang diberikan kepada mereka yang sudah mendapatkan vaksin penuh atau dua dosis vaksin Covid-19.


Ada beberapa jenis vaksin yang digunakan untuk booster, tapi mana yang paling tokcer?

Sejumlah lembaga pun kini sudah menerbitkan penelitian vaksin tiga dosis mana paling ampuh lawan omicron. Berikut hasil penelitiannya dikutip dari berbagai sumber:

Vaksin Pfizer dan Vaksin Moderna

Riset Center for Disease Control dan Prevention (CDC) Amerika Serikat menyebutkan tiga dosis vaksin Pfizer dan Moderna sangat efektif dalam mencegah rawat inap pasien yang terinfeksi omicron.

Petugas menyuntikkan vaksin Covid-19 dosis ketiga (booster) di Lobby Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Rabu, 6 April 2022. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)Foto: Petugas menyuntikkan vaksin Covid-19 dosis ketiga (booster) di Lobby Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Rabu, 6 April 2022. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Petugas menyuntikkan vaksin Covid-19 dosis ketiga (booster) di Lobby Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Rabu, 6 April 2022. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Booster vaksin Pfizer dan Moderna efektif 90% mencegah seseorang masuk rumah sakit setelah mereka terinfeksi varian Omicron. Booster itu juga efektif 82% untuk mencegah kunjungan gawat darurat dan perawatan darurat.

"Riset ini benar-benar menunjukkan pentingnya mendapatkan vaksin booster," ujar Emma Accorsi dari CDC, salah satu penulis studi tersebut dikutip dari Aljazeera.

Vaksin AstraZeneca

Berdasarkan laporan Badan Keamanan Kesehatan Inggris, Universitas Oxford, dan Imperial College London, vaksin ini juga mengalami penurunan perlindungan pada Omicron.

Penelitian itu menggunakan 188 ribu orang dan hasilnya berdasarkan 581 berbanding 56.439 kasus varian Delta. Dari jumlah itu 20% ternyata tidak divaksin dan 11% hasil tes yang dipantau.

Dari sana 33% diantaranya mendapatkan dua dosis AstraZeneca dengan jarak 15 minggu atau lebih sebelumnya. Dosis booster juga dikatakan bisa meningkatkan perlindungan, dengan dosis ketiga AstraZeneca.

Vaksin Sinovac

Laboratorium Universitas Hong Kong menunjukkan sampel pada orang penerima vaksin penuh Sinovac gagal menghasilkan antibodi untuk mendeteksi Omicron. Dosis booster juga dikatakan dapat meningkatkan antibodi.

Namun menurut sebuah penelitian menyebut tiga dosis Sinovac tidak bisa melawan Omicron. Reuters melaporkan harus menggunakan vaksin mRNA Pfizer sebagai booster menjadi lebih efektif.

Peneliti tidak menyebut besaran antibodi yang dihasilkan Sinovac atau Pfizer melawan Omicron. Namun memang tidak menyarankan dua dosis Sinovac mendapatkan dosis lanjutan dengan jenis lain.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Anggota DPR Minta Disuntik Vaksin Booster ke Menkes


(dem)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading