Waduh, Kini Giliran Pahamify Kena Badai PHK Startup

Tech - Intan Rakhmayanti Dewi, CNBC Indonesia
06 June 2022 14:20
Go Public & Nama Besar, Startup Ini Tutup Nunggak Sewa Kantor Foto: Infografis/Go Public & Nama Besar, Startup Ini Tutup Nunggak Sewa Kantor/Aristya Rahadian

Jakarta, CNBC Indonesia - Gelombang pemutusan hubungan tenaga kerja (PHK) memang tengah menghantui startup di tanah air.

Terbaru, startup di bidang pendidikan, Pahamify, mengambil keputusan untuk melalukan PHK karyawan.

Kami telah memutuskan untuk mengoptimalkan proses bisnis kami yang mengharuskan kami untuk berpisah dengan beberapa karyawan kami CEO Pahamify, Syarif Rousyan Fikri

CEO Pahamify, Syarif Rousyan Fikri, menjelaskan pihaknya perlu beradaptasi di tengah situasi ekonomi makro terkini, sehingga bisa menghadapi ketinggalan belajar yang mengancam siswa-siswi di Indonesia.

Setelah melakukan evaluasi, pihaknya memutuskan untuk mengoptimalkan proses bisnis yang membuat perusahaan harus melakukan PHK.

"Setelah mengevaluasi bisnis kami, kami telah memutuskan untuk mengoptimalkan proses bisnis kami yang mengharuskan kami untuk berpisah dengan beberapa karyawan kami yang luar biasa," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (6/6/2022).

Kendati demikian, ia tidak menyebut jumlah karyawan yang terpengaruh. Namun, ia menjamin jumlahnya lebih sedikit daripada yang disarankan rumor.

"Kami mematuhi peraturan Indonesia dalam hal hak dan kewajiban karyawan kami." pungkasnya.

Sebelumnya, PHK juga terjadi pada startup di bidang pendidikan, yakni Zenius. Perusahaan membenarkan bahwa telah melakukan PHK kepada sebanyak 200 orang karyawannya.

Zenius menyebut, langkah PHK karyawan ditempuh karena perusahaan terdampak kondisi makroekonomi terburuk dalam beberapa dekade terakhir.

Mereka mengaku perlu melakukan konsolidasi dan sinergi proses bisnis untuk memastikan keberlanjutan.

Salah satu implikasi dari strategi adalah perubahan peran di beberapa fungsi bisnis seiring dengan optimalisasi dan efisiensi proses bisnis yang dijalankan.

Setelah melalui evaluasi dan review peninjauan ulang komprehensif, Zenius mengumumkan bahwa lebih dari 200 dari karyawan harus meninggalkan Zenius," sebut pihak manajemen Zenius dalam keterangan tertulis beberapa waktu lalu.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Ramai-ramai Startup PHK & Tutup, Inikah Penyebabnya?


(dem)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading