Orang Kaya Beli Tanah Virtual di Metaverse Buat Bangun Hotel

Tech - Khoirul Anam, CNBC Indonesia
02 May 2022 18:20
Bisnis Metaverse Paris Hilton, Pulau Dunia Maya Paris World (Reuters)

Jakarta, CNBC Indonesia - Millennium Hotels and Resorts dan keluarga miliarder Lo's Regal Hotels Group di Hong Kong telah menyiapkan sebuah proyek di metaverse setelah membeli properti virtual di platform game blockchain Decentraland dan Sandbox.

Millennium Hotels and Resorts, merek perhotelan di bawah Kwek's City Developments mengaku akan meluncurkan hotel di Decentraland, dunia virtual tempat pemain dapat membangun, membeli, dan menjual aset mereka dalam game.

"Dikenal sebagai M Social Decentraland, hotel ini bertujuan untuk menjadi tempat bagi semua orang untuk berkumpul dan menemukan alam semesta realitas virtual di platform metaverse," tulis pernyataan resmi Millennium Hotels dikutip Forbes Senin (2/5/2022).


Adapun hotel virtual akan dibuka untuk pemain pada awal Mei. Pengunjung dapat berinteraksi dengan avatar yang memandu mereka melalui gedung, dan akan memiliki kesempatan untuk memenangkan "kejutan hotel dunia nyata."

"Saat kita melihat ke masa depan, kita perlu mengabaikan model keramahan tradisional dan melibatkan para tamu melalui pengalaman baru yang mendalam," kata ketua eksekutif City Developments Millennium Hotels Leng Beng's.

"Kami berharap dapat mendefinisikan kembali keramahan melalui M Social Decentraland dengan menciptakan petualangan online yang terintegrasi dengan peristiwa kehidupan nyata," lanjutnya.

Millennium Hotels mengatakan akan mencari kolaborasi dalam platform metaverse. Mereka menambahkan bakal mengintegrasikan hotel virtualnya dengan perayaan di dunia nyata, seperti Hari Valentine dan Tahun Baru.

Sementara itu, Regal Hotels Group tengah mengembangkan metropolis hijau di Sandbox, platform metaverse yang dimiliki oleh raksasa game blockchain yang berbasis di Hong Kong, Animoca Brands.

"Dijuluki MetaGreen, kota virtual ini ingin mempromosikan pilihan ramah lingkungan dan mendorong komunitas yang berkelanjutan untuk mendukung ekonomi sirkular," ungkap Regal Hotels dikutip dari laman yang sama.

Diketahui kota metropolitan ini akan menampilkan pusat konvensi untuk konferensi terkait dengan masalah lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG). Ini juga akan mencakup pusat perbelanjaan yang bekerja sama dengan Hang Seng Bank dan perusahaan ritel lainnya, galeri seni dan pertanian ramah lingkungan, serta akademi yang bermitra dengan universitas Hong Kong untuk mempromosikan keberlanjutan.

"Teknologi web3 dan metaverse tidak hanya akan mengganggu setiap aspek kehidupan kita sehari-hari, tetapi juga memberdayakan dampak inklusif sosial dan lingkungan yang berkelanjutan di dunia," kata wakil ketua Regal Hotels Poman Lo.

"Proyek MetaGreen berusaha untuk menginspirasi, mendidik, dan mengkatalisasi masa depan yang lebih berkelanjutan dengan memobilisasi ekosistem hijau dari mitra yang berpikiran sama yang akan bersama-sama menciptakan jalan menuju nol karbon ini bersama kami," ungkap dia.

Adapun Regal Hotels akan meluncurkan MetaGreen pada Oktober mendatang dan akan terus mencari mitra untuk berkolaborasi dalam proyek metaverse-nya.

Perusahaan memperkirakan kota metropolitan virtual mampu menarik dua pertiga dari 7,5 juta penduduk Hong Kong.

Sebagai informasi, platform metaverse seperti Decentraland dan Sandbox telah mendapatkan tempat para perusahaan terkenal selama setahun terakhir. Permainan metaverse ini telah menarik perusahaan dalam keuangan, termasuk HSBC dan JPMorgan, serta merek konsumen seperti Adidas dan Samsung.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Disney Ikut Antre Masuk Metaverse, Mau Tiru Jejak Facebook?


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading