Meta Facebook Harus Jual Startup yang Baru Diakuisisinya

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
30 November 2021 19:07
startup Giphy (Tangkapan layar)

Jakarta, CNBC Indonesia - Competition and Markets Authority atau lembaga pengawas persaingan Inggris (CMA) memerintahkan Meta, induk Facebook, untuk menjual kembali platform berbagi gambar GIF populer bernama Giphy.

Lembaga ini menyebut akuisisi Facebook terhadap Giphy dapat membahayakan pengguna media sosial dan pengiklan Inggris. Akuisisi ini dianggap akan mengurangi persaingan antar platform media sosial.

Mereka juga menilai akuisisi itu telah menghapus peluang Giphy sebagai penantang potensial Facebook di pasar iklan bergambar.


Sebuah panel CMA bahkan menemukan bahwa dengan akuisisi ini Facebook akan mampu meningkatkan kekuatan pasarnya yang sudah signifikan dan akan memiliki kemampuan membatasi atau menolak akses platform lain ke Giphy GIF.

Hal ini akan membuat meningkatnya trafik ke situs Meta Group - Facebook, WhatsApp, dan Instagram - yang telah menyumbang 73% dari waktu pengguna Inggris yang dihabiskan di media sosial.

Panel CMA menambahkan akuisisi ini akan memungkin Facebook mengubah persyaratan akses ke Giphy GIF. Contohnya, bisa saja Facebook meminta mereka yang menggunakan TikTok, Twitter dan Snapchat menyediakan data pengguna yang lebih banyak untuk mengakses Giphy GIF.

Facebook mengakuisisi Giphy GIF pada Mei lalu senilai US$400 juta atau setara Rp 6 triliun. Giphy rencananya akan diintegrasikan ke dalam Instagram dengan guna mempermudah pengguna mengirim GIF maupun stiker lewat Instagram Stories dan Direct Messages.

Sebelum diakuisisi, Giphy sebenarnya meluncurkan layanan periklanan sendiri dan sedang mempertimbangkan untuk memperluas layanan ini ke negara-negara di luar AS, termasuk Inggris.

Menurut CMA, layanan iklan ini akan mampu bersaing dengan layanan iklan milik Facebook dan juga mendorong inovasi dan sistus media sosial serta pengiklan lainnya. Namun pasca akuisisi, Facebook menutup layanan ini.

CMA mengatakan ini memprihatinkan, terutama karena Facebook mengendalikan hampir setengah dari pasar iklan bergambar Inggris US$9,4 miliar.

Stuart McIntosh, ketua kelompok penyelidikan independen yang melakukan penyelidikan, mengatakan kesepakatan itu telah menghilangkan penantang potensial di pasar iklan bergambar.

"Dengan mewajibkan Facebook untuk menjual Giphy, kami melindungi jutaan pengguna media sosial dan mempromosikan persaingan dan inovasi dalam periklanan digital," terangnya seperti dikutip dari CNBC International, Selasa (30/11/2021).

Meta mengatakan tidak setuju dengan keputusan itu dan sedang mempertimbangkan untuk mengajukan banding.

"Kami tidak setuju dengan keputusan ini," kata juru bicara Meta, Selasa. "Kami sedang meninjau keputusan dan mempertimbangkan semua opsi, termasuk banding."


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading